FK-KMK UGM Peringati International Nurses Day 2026 Melalui Aksi Donor Darah dan Penguatan Solidaritas Kemanusiaan

FK-KMK UGM. Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPK PPNI) Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) FK-KMK UGM bekerja sama dengan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM dan Himpunan Mahasiswa Keperawatan (Himika) PSIK menyelenggarakan kegiatan donor darah dalam rangka peringatan International Nurses Day 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026 di Yogyakarta ini menjadi wujud nyata kepedulian profesi keperawatan terhadap kesehatan masyarakat sekaligus sarana mempererat semangat solidaritas sosial melalui aksi kemanusiaan.

Peringatan International Nurses Day tahun ini menjadi ajang untuk mengajak sivitas akademika dan masyarakat berpartisipasi langsung dalam membantu sesama. Melalui kegiatan donor darah, para peserta turut berkontribusi dalam menjaga ketersediaan stok darah yang sangat dibutuhkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan untuk menangani berbagai kondisi medis.

Peserta dari berbagai kalangan mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka berasal dari staf di lingkungan FK-KMK UGM, mahasiswa Universitas Gadjah Mada, serta masyarakat umum yang hadir untuk mendonorkan darahnya. Sebelum melakukan donor, seluruh peserta menjalani proses registrasi dan skrining kesehatan guna memastikan keamanan dan kelayakan donor sesuai standar yang berlaku.

Dari total 107 calon pendonor yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, sebanyak 93 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darah. Adapun pendonor dengan golongan darah A berjumlah 24 orang, golongan darah B sebanyak 34 orang, golongan darah O sebanyak 32 orang, dan golongan darah AB sebanyak 3 orang. Sementara itu, sebanyak 14 calon pendonor belum dapat melanjutkan proses donor karena sejumlah pertimbangan kesehatan, seperti kadar hemoglobin yang rendah, berat badan yang belum memenuhi syarat, tekanan darah tinggi, maupun kondisi medis lainnya yang memerlukan perhatian khusus demi menjaga keselamatan pendonor.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa peran perawat tidak hanya terbatas pada pelayanan klinis di fasilitas kesehatan, tetapi juga mencakup upaya membangun budaya hidup sehat, meningkatkan kepedulian sosial, serta menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi sesama. Melalui kolaborasi antara organisasi profesi, institusi pendidikan, rumah sakit pendidikan, dan organisasi mahasiswa, kegiatan donor darah ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi lintas pihak dapat menghasilkan dampak positif bagi masyarakat.

Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui kontribusi terhadap ketersediaan darah yang aman dan mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang tercermin dari kolaborasi antara FK-KMK UGM, RSA UGM, DPK PPNI PSIK, Himika PSIK, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan tujuan kesehatan bersama. (Kontributor: Dr. Akhmadi, S.Kp., M.Kes., M.Kep., Ns.Sp.Kep.Kom.).