FK-KMK UGM. PKKA-PRO menyelenggarakan Site Initiation Visit (SIV) Studi STEVIA (Confirmation of Hospitalised Typhoid Cases in Indonesia) bersama tim peneliti RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) dan Murdoch Children’s Research Institute (MCRI) sebagai tahapan akhir persiapan penelitian demam tifoid di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan sumber daya manusia, fasilitas laboratorium, logistik penelitian, serta koordinasi lintas unit sebelum dimulainya rekrutmen partisipan penelitian. Site Initiation Visit dilaksanakan pada 15 Juli 2026 di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro, Klaten.
Kegiatan dipimpin oleh tim PKKA-PRO FK-KMK UGM yang terdiri atas Prof. dr. Jarir At Thobari, DPharm., Ph.D. selaku Study Advisor, dr. Rr. Ratni Indrawanti, Sp.A(K) sebagai Principal Investigator, serta dr. Dhite Bayu Nugroho, M.Sc., Ph.D. dan dr. Alindina Anjani, Sp.PD sebagai Co-Principal Investigator. Turut hadir Nancy Wang sebagai perwakilan Murdoch Children’s Research Institute (MCRI), didukung oleh tim manajemen penelitian yang meliputi Sarah Ulfa, MPH sebagai Quality Manager, Lulu Harida Rofi, M.Sc. sebagai Project Manager, Fitria Wulandari, MKM sebagai Research Assistant, Septi Ari Wahyuni, S.Ak. sebagai Finance, dan Septiarti Khusnul Wardatus Sholikhah, S.Pd. sebagai Administrative. Dari pihak RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro, kegiatan melibatkan dokter spesialis, tenaga keperawatan, petugas laboratorium, enumerator, petugas rekam medis, hingga tim kurir penelitian yang akan mendukung pelaksanaan Studi STEVIA.
Rangkaian Site Initiation Visit diawali dengan pembukaan, pemaparan agenda, serta peninjauan kembali protokol penelitian. Selanjutnya, peserta mengikuti dry run untuk mensimulasikan seluruh alur penelitian mulai dari proses perekrutan peserta hingga pengelolaan spesimen. Simulasi dilakukan menggunakan skenario pasien rawat inap anak dan peserta sehat di poliklinik, mencakup pemberian informed consent, verifikasi data klinis, pemeriksaan Tubex TF, penilaian kelayakan partisipan (eligibility), pengambilan sampel darah, hingga proses pengiriman spesimen ke laboratorium.
Pada sesi berikutnya, kegiatan berlanjut di Laboratorium Mikrobiologi dan Laboratorium Patologi Klinik RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro. Di Laboratorium Mikrobiologi dilakukan simulasi Culture Enrichment Procedure dan Standard Culture Procedure, sedangkan di Laboratorium Patologi Klinik peserta mempraktikkan Serology Process dan pemeriksaan Interferon Gamma Release Assay (IGRA). Selain itu, tim juga melakukan verifikasi terhadap kesiapan dokumen penelitian, ketersediaan logistik, kelengkapan peralatan laboratorium, sistem penyimpanan spesimen, mekanisme pengolahan dan pengiriman sampel, hingga koordinasi antarlaboratorium dan unit pelayanan.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan penelitian untuk meningkatkan kualitas penanganan demam tifoid berbasis bukti ilmiah. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kapasitas peneliti dan tenaga kesehatan dalam menerapkan protokol penelitian klinis sesuai standar internasional. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui penguatan fasilitas laboratorium dan infrastruktur riset kesehatan yang modern. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin dalam kolaborasi antara FK-KMK UGM, RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro, dan Murdoch Children’s Research Institute dalam memperkuat penelitian kesehatan yang berkelanjutan. (Kontributor: Fitria Wulandari, Dhimas Sholikhul Huda).




