FK-KMK UGM. Laboratorium Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM digunakan untuk kegiatan praktikum Farmakologi bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 2 Juni 2026 untuk mengintegrasikan teori dengan pengalaman praktis sehingga mahasiswa.
Praktikum ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pendidikan calon dokter gigi karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari prinsip dasar anestesi lokal secara langsung. Materi yang diberikan meliputi mekanisme kerja obat anestetik lokal, karakteristik farmakologis masing-masing agen anestesi, serta berbagai faktor yang memengaruhi efektivitas anestesi pada tindakan klinis.
Mahasiswa juga melakukan pengamatan terhadap efek anestesi menggunakan model hewan coba yang dilaksanakan sesuai dengan kaidah etik penelitian, standar keselamatan laboratorium, dan ketentuan pembelajaran yang berlaku. Melalui pengamatan tersebut, mahasiswa dapat memahami secara langsung bagaimana anestetik lokal bekerja pada sistem saraf dalam menghambat transmisi impuls nyeri.
Bagi mahasiswa kedokteran gigi, kompetensi dalam memahami farmakologi anestesi lokal memiliki peran yang sangat penting. Penggunaan anestesi lokal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari berbagai tindakan kedokteran gigi, sehingga penguasaan mengenai mekanisme kerja obat, dosis, indikasi, kontraindikasi, hingga potensi efek samping menjadi bekal yang mendukung pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang aman, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kompetensi calon tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pembelajaran berbasis praktikum. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan didukung melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM dan FKG UGM. (Kontributor: Sudi Indra Jaya).




