FK-KMK UGM Edukasi Bantuan Hidup Dasar di YIA untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Kegawatdaruratan

FK-KMK UGM. Divisi Emergency, Trauma, Intensive Care, and Anesthesiology (ETIA), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) sebagai upaya meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Kegiatan berlangsung pada 14 Juni 2026 di kawasan Yogyakarta International Airport (YIA), dengan menghadirkan dosen-dosen Divisi ETIA sebagai narasumber yang memberikan edukasi secara interaktif melalui demonstrasi dan praktik langsung.

Dalam sesi pelatihan, peserta diperkenalkan pada tahapan Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada anak, dimulai dari mengenali kondisi korban, memastikan keamanan lingkungan sekitar, menghubungi layanan bantuan medis, hingga melakukan tindakan awal sesuai prosedur yang benar. Metode pembelajaran yang menggabungkan penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung dipilih agar materi lebih mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.

Penyelenggaraan edukasi di lingkungan bandara menjadi strategi untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Sebagai salah satu pusat mobilitas publik, Yogyakarta International Airport menjadi lokasi yang tepat untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait pentingnya respons cepat pada kasus henti jantung dan kondisi gawat darurat lainnya.

Selain meningkatkan kemampuan individu dalam memberikan pertolongan pertama, edukasi ini diharapkan mampu membangun budaya tanggap darurat di lingkungan masyarakat. Kesadaran bahwa setiap orang dapat berperan sebagai penolong pertama menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pertolongan pra-rumah sakit dan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera diwujudkan melalui peningkatan kapasitas masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan untuk mendukung keselamatan jiwa. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penyelenggaraan edukasi kesehatan berbasis praktik yang meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam Bantuan Hidup Dasar. (Kontributor: Muhammad Nasiruddin Afif).