FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Biomedik angkatan 2025 dengan minat anatomi melakukan kunjungan ke PT Dermama Indonesia di Solo. Kegiatan yang diikuti oleh sembilan mahasiswa tersebut berlangsung pada 15 Juli 2026, didampingi oleh dr. Ratih Yuniartha, Ph.D. selaku dosen pembimbing bersama dua tenaga kependidikan Program Studi Magister Ilmu Biomedik FK-KMK UGM.
Setibanya di PT Dermama Indonesia, rombongan disambut oleh tim perusahaan dan mengikuti tur fasilitas secara menyeluruh. Mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai profil perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan dan kecantikan dengan fokus pada pengembangan produk dermatologi, layanan klinik estetika, serta penelitian berbasis bukti ilmiah.
Kunjungan dilanjutkan ke berbagai fasilitas utama perusahaan. Di area klinik dan ruang tindakan, mahasiswa mempelajari bagaimana pemahaman terhadap struktur anatomi kulit, pembuluh darah, dan sistem saraf menjadi dasar dalam menentukan prosedur estetika medis yang aman bagi pasien. Penjelasan tersebut memberikan gambaran bahwa keberhasilan suatu tindakan klinis sangat bergantung pada penguasaan anatomi secara mendalam.
Selanjutnya, peserta diajak mengunjungi laboratorium riset dan pengembangan produk. Pada sesi ini mahasiswa melihat proses formulasi produk dermatologi, mulai dari pemilihan bahan aktif, pengujian stabilitas, hingga evaluasi keamanan produk. Tim peneliti PT Dermama menjelaskan bahwa setiap tahapan pengembangan dilakukan berdasarkan pemahaman terhadap anatomi dan fisiologi kulit sehingga produk yang dihasilkan memiliki dasar ilmiah yang kuat sekaligus mampu memberikan manfaat optimal bagi pengguna.
Rombongan juga mengunjungi ruang edukasi dan pelatihan yang dimanfaatkan sebagai pusat peningkatan kompetensi tenaga kesehatan. Di tempat tersebut mahasiswa memperoleh gambaran mengenai proses pembelajaran anatomi kulit bagi para praktisi sebelum mereka melakukan tindakan klinis. Selain itu, peserta diajak melihat area produksi untuk memahami tahapan pembuatan produk perawatan kulit yang telah mengikuti standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), mulai dari persiapan bahan baku, proses produksi, pengemasan, hingga pengendalian mutu.
Kegiatan ini turut mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan riset dan inovasi di bidang kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pembelajaran berbasis pengalaman yang memperkaya kompetensi mahasiswa. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM dan PT Dermama Indonesia dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan. (Kontributor: Intan Salsabila).




