FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan diskusi dalam rangka persiapan pengampuan pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FK UMP). Kegiatan yang berlangsung pada Senin (20/04) di Meeting Room Gedung Grha Wiyata FK-KMK UGM sebagai tindak lanjut dari permohonan kunjungan dan penjajakan kerja sama akademik dari FK UMP terkait kesiapan pembukaan program studi spesialis di bidang Penyakit Dalam.
Pertemuan dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM serta dihadiri oleh jajaran pimpinan FK UMP, perwakilan fakultas, direksi rumah sakit pendidikan, serta tim akademik dari kedua institusi. Audiensi ini juga melibatkan Departemen Ilmu Penyakit Dalam dan pengelola Program Studi Spesialis Penyakit Dalam FK-KMK UGM yang memberikan berbagai masukan strategis terkait pengembangan program pendidikan dokter spesialis.
Dalam diskusi tersebut, berbagai aspek penting yang menjadi syarat pembukaan program studi baru dibahas secara mendalam. Materi yang didiskusikan meliputi pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, kesiapan sumber daya manusia, pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, hingga kesiapan rumah sakit pendidikan sebagai wahana praktik klinis. FK-KMK UGM menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis memerlukan perencanaan yang matang dan pemenuhan standar nasional pendidikan kedokteran secara menyeluruh.
Tim Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK-KMK UGM juga memberikan gambaran mengenai tata kelola pendidikan spesialis yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan. Hal ini dinilai penting agar proses pembelajaran klinis tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Selain itu, integrasi antara rumah sakit pendidikan dan institusi akademik menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan kompetensi dokter spesialis secara optimal.
Melalui kegiatan ini, FK-KMK UGM menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan institusi pendidikan kedokteran nasional melalui kolaborasi, pendampingan, dan berbagi pengalaman akademik. Dukungan terhadap pengembangan PPDS Penyakit Dalam FK UMP diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan dokter spesialis sekaligus meningkatkan pemerataan layanan kesehatan di Indonesia.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan dan penyediaan tenaga dokter spesialis yang kompeten. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan mutu pendidikan kedokteran spesialis dan pengembangan sistem pembelajaran berbasis kompetensi. Kolaborasi antara FK-KMK UGM dan FK UMP juga mencerminkan implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kerja sama antarlembaga dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di Indonesia. (Kontributor: Siwi Ratri).




