FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan dilaksanakan di Ruang 2.1 Gedung Pusat FK-KMK UGM. Studi banding ini bertujuan untuk mempelajari strategi dan tahapan implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dalam Pendidikan Kedokteran; penyusunan dan penjabaran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) berbasis OBE; keterpaduan antara CPL, CPMK, metode pembelajaran, dan sistem asesmen; serta mekanisme evaluasi dan penjaminan mutu kurikulum secara berkelanjutan.
Ketua Program Studi Kedokteran FK-KMK UGM, Prof. dr. Eggi Arguni, M.Sc., Ph.D., Sp.A(K)., menyambut baik kehadiran tim FKIK Universitas Jambi untuk mendapatkan wawasan tentang apa yang telah FK-KMK UGM lakukan sejak berdiri. Prof. Eggi berharap, sharing session dan diskusi yang dilakukan dapat memberikan manfaat kepada kedua belah pihak.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama FKIK Universitas Jambi, Dr. dr. Fitriyanti, Sp.KK, mewakili tim mengungkapkan maksud FKIK untuk mengimplementasikan OBE pada Pendidikan Kedokteran dan Program Profesi di fakultasnya. Dari timnya, turut hadir Sekretaris Jurusan Kedokteran, dr. Esa Indah Ayudia, M.Biomed; Ketua Program Studi Sarjana Kedokteran, dr. Huntari Harahap, M.Biomed; dan Ketua Medical Education Unit (MEU), dr. Natasha, M.Pd.Ked.
“Harapan kami, semoga hasil pembelajaran ini bisa kami implementasikan dan dapat berkelanjutan di fakultas kami,” ujarnya.
Pada sesi pemaparan materi, Prof. Eggy menjelaskan tentang sistem pembelajaran di Program Studi Kedokteran FK-KMK UGM, termasuk kriteria penilaian tiap semester, sistem blok, pengabdian masyarakat mahasiswa, penggunaan Simaster dengan pendampingan dari orang tua mahasiswa, hingga berbagai organisasi kemahasiswaan yang menyertai kompetensi non-akademis mahasiswa. Prof. Eggy turut menjelaskan sistem Fast-Track S-1 dan S-2 yang diterapkan oleh Program Studi Kedokteran beserta mekanismenya.
Dalam sesi diskusi, tim FK-KMK UGM dan FKIK Universitas Jambi banyak membahas tentang kurikulum OBE, CPL, sistem asesmen, dan evaluasi yang diterapkan. dr. Dwi Aris Agung Nugrahaningsih, M.Sc., Ph.D; dr. Yoyo Suhoyo, M.Med.Ed. PhD; dr. Widya Wasityastuti, M.Sc., M.Med.Ed., Ph.D.; dr. Rachmadya Nur Hidayah, M.Sc., Ph.D; dan dr. Rr. Siti Rokhmah Projosasmito, M.Ed.L.P&C dari FK-KMK turut berbagi wawasan mengenai berbagai tahapan implementasi OBE tersebut.
Penerimaan studi banding FKIK Universitas Jambi menjadi bagian dari upaya FK-KMK UGM dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya SDG 4: Pendidikan Berkualitas yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan kedokteran. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam mendorong pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera karena upaya peningkatan kualitas pendidikan kedokteran turut mendukung peningkatan kualitas lulusan tenaga kesehatan dan pemberian layanan kesehatan di Indonesia. (Penulis: Citra/Humas)



