Mahasiswa Gizi FK-KMK UGM Raih Juara 1 KTI IPGMI 2026, Angkat Inovasi Minuman Fungsional Antidiabetes Berbasis Kearifan Lokal

FK-KMK UGM. Mahasiswa Gizi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada yang beranggotakan Jovita Muliowidjojo, Reiner Eko Putra, dan Nisrina Athyra Karimah berhasil meraih Juara 1 dalam lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) pada ajang perlombaan IPGMI (Inovasi Pangan Gizi Mahasiswa Indonesia) 2026. Pencapaian tersebut berhasil diraih pada 31 Mei 2026 di Sekolah Vokasi IPB, Institut Pertanian Bogor. Karya ilmiah yang mereka usung berjudul “CHALARA: Potensi Kombucha Jamblang (Syzygium cumini) Jeli Porang dengan Pemanis Gula Semut sebagai Minuman Fungsional Antidiabetes”.

Inovasi ini mengangkat produk pangan fungsional berbasis kearifan lokal yang dirancang untuk mendukung pencegahan diabetes melitus tipe 2 (DMT2) sekaligus berkontribusi nyata pada pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera guna menjamin kehidupan sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk di semua usia dari ancaman penyakit kronis. Prestasi gemilang di bawah bimbingan Dr. Rio Jati Kusuma, S.Gz., M.S. ini diraih pada babak final yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Vokasi Pangan Gizi Sekolah Vokasi IPB di Institut Pertanian Bogor.

Latar belakang pengembangan CHALARA didasari oleh tingginya prevalensi DMT2 di Indonesia akibat pola makan yang kurang sehat. Sebagai solusi, tim memilih mengembangkan kombucha berbasis bahan lokal (jamblang, porang, dan gula semut) sebagai alternatif minuman komersial yang lebih sehat.

Langkah ini sejalan dengan prinsip SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, yang bertujuan untuk memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal serta pengurangan ketergantungan pada minuman ultra-proses yang tinggi gula. Kombinasi bahan-bahan ini terbukti memiliki potensi fungsional yang mendukung keseimbangan mikrobiota usus dan berkontribusi dalam pencegahan progresivitas DMT2.

Selama proses penyusunan karya, tim melakukan diskusi, bimbingan intensif, serta uji coba laboratorium untuk memperoleh formulasi akhir CHALARA yang optimal. Seluruh proses akademis dan riset yang komprehensif ini mencerminkan implementasi SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang berkomitmen untuk memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat bagi mahasiswa.

Berkat landasan ilmiah yang kuat mengenai mekanisme quorum sensing serta penguasaan materi yang matang, tim UGM berhasil menyisihkan lima finalis terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui presentasi ilmiah di babak final, mereka sukses menunjukkan kebaruan, relevansi, dan potensi implementasi produk hingga akhirnya resmi dinobatkan sebagai Juara 1 Kategori KTI IPGMI 2026. (Kontributor: TIM KTI IPGM)