FK-KMK UGM Tingkatkan Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Edukasi di MA Miftahunnajah Sleman

FK-KMK UGM. Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) FK-KMK UGM menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan bagi siswa Madrasah Aliyah (MA) Miftahunnajah, Sleman, sebagai bagian dari rangkaian pengabdian kepada masyarakat PKGM tahun 2026 bertajuk “Replikasi dan Penguatan Program Health Promoting School dalam Peningkatan Gizi dan Kesehatan Remaja berbasis Pengalaman Implementasi”. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (8/5/2026) di area masjid sekolah ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi, kebersihan diri, dan perilaku hidup sehat sebagai bekal menghadapi masa perkembangan remaja secara optimal.

Sebanyak 168 siswa mengikuti kegiatan ini, terdiri atas 111 siswa perempuan dan 57 siswa laki-laki. Acara diawali dengan sambutan Kepala MA Miftahunnajah, Muslikh Bahaddur, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program edukasi kesehatan bagi para siswa. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi edukasi yang dibawakan oleh Dr. Abdul Wahab, MPH dari Pusat Kajian Kesehatan Reproduksi FK-KMK UGM.

Materi disampaikan dalam dua sesi terpisah, yaitu untuk siswa laki-laki dan siswa perempuan. Pendekatan tersebut dilakukan agar penyampaian informasi dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta. Topik kesehatan reproduksi dipilih karena dinilai sangat relevan dengan kondisi para siswa yang sedang berada pada fase perkembangan remaja, di mana terjadi berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang perlu dipahami secara benar.

Dalam pemaparannya, Dr. Abdul Wahab menjelaskan berbagai perubahan yang terjadi selama masa pubertas dan kaitannya dengan kesehatan reproduksi. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta berbagai masalah kesehatan reproduksi yang umum terjadi pada remaja. Materi tersebut disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga dapat diterima dengan baik oleh para peserta.

Kegiatan ini menjadi semakin menarik ketika memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar kesehatan reproduksi dan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi yang aktif menunjukkan tingginya rasa ingin tahu peserta terhadap isu kesehatan yang dekat dengan kehidupan mereka.

Penyelenggaraan edukasi ini juga mempertimbangkan kondisi siswa MA Miftahunnajah yang sebagian besar tinggal di lingkungan asrama dan menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri. Oleh karena itu, pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, kebersihan diri, dan tanggung jawab terhadap kesehatan pribadi menjadi bekal penting untuk mendukung tumbuh kembang remaja yang sehat dan produktif.

Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan literasi kesehatan reproduksi dan promosi perilaku hidup sehat pada remaja. SDG 4 Pendidikan Berkualitas dengan menghadirkan edukasi kesehatan yang relevan dan berbasis kebutuhan peserta didik sehingga mendukung proses pembelajaran yang holistik. Kegiatan ini juga mendukung SDG 5 Kesetaraan Gender melalui penyediaan akses informasi kesehatan reproduksi yang setara bagi siswa laki-laki maupun perempuan sehingga membantu mereka memahami hak, tanggung jawab, dan kebutuhan kesehatan secara lebih baik.(Kontributor: Lingtang Aryanti, Dwi Utami).