Guest Lecture FK-KMK UGM Mengeksplorasi Penggunaan GIS dan AI untuk Deteksi Risiko Infeksi STH

FK-KMK UGM. Program Studi Doktor berkolaborasi dengan Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi, Departemen Parasitologi, dan Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM menyelenggarakan Guest Lecture bertema “Evolving New Model to Determine Risk Factor of Soil-Transmitted Helminths Infection using Geographic Information System and Artificial Intelligence”. Kegiatan dilaksanakan pada Senin (11/5/2026) secara hybrid di Auditorium Tahir Utara lantai 8 FK-KMK UGM dan via Zoom. Kuliah tamu ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan penelitian inovatif yang menggabungkan Geographic Information System (GIS) dan Artificial Intelligence (AI) untuk mengidentifikasi faktor risiko di daerah pedesaan dengan lebih baik.

Prof. Dr. Siti Helmyati, DCN., M.Kes. dari FK-KMK UGM menyambut para peserta yang hadir dari berbagai kota/kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan kota lainnya di Indonesia. Prof. Siti mengungkapkan, para peserta akan belajar menentukan faktor risiko infeksi Soil-Transmitted Helminths (STH) menggunakan GIS dan AI. Teknologi tersebut merupakan representasi inovasi terkini dalam penelitian epidemiologi untuk menjawab tantangan kesehatan global terkini.

“Integrasi GIS dan AI dalam surveilans dan prediksi penyakit membuka kesempatan baru untuk melakukan intervensi kesehatan masyarakat berbasis bukti, lebih akurat, dan lebih efisien,” kata Prof. Siti.

Kuliah tamu menghadirkan tiga pembicara yang ahli dalam bidang parasitologi, penyakit tropis, machine learning, hingga geografi. Pada sesi pertama, Prof. dr. Tri Baskoro Tunggul Satoto, M.Sc., PhD. dari Departemen Parasitologi FK-KMK UGM berbagi wawasan dari perspektif ahli parasitologi tentang STH di Indonesia, termasuk tantangan saat ini dan arahnya pada masa depan. Sementara itu, Prof. Ting Wu Chuang, Ph.D dari Taipei Medical University membahas tentang penggunaan GIS dan AI untuk mengidentifikasi penyakit tropis. Pada sesi terakhir, Dr. Barandi Sapta Widartono, S.Si., M.Si., M.Sc. dari Fakultas Geografi UGM membahas tentang epidemiologi spasial dan machine learning untuk memprediksi risiko STH.

Guest Lecture terkait STH menjadi salah satu wujud kontribusi FK-KMK UGM dalam mendorong tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs). Kuliah tamu ini mendukung implementasi SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui akses yang setara pada pembelajaran menggunakan GIS dan AI kepada seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia untuk membantu menurunkan angka infeksi STH di Indonesia. Kegiatan ini juga mendukung tercapainya SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan karena mendorong inovasi dan kolaborasi antardisiplin dalam memperkuat infrastruktur riset kesehatan nasional. (Penulis: Citra/Humas)