Magister Ilmu Biomedik FK-KMK UGM Edukasi Ovarian Reserve dan AMH dalam Podcast RETINA Biomedika

FK-KMK UGM. Program Studi Magister Ilmu Biomedik, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kegiatan edukasi ilmiah melalui Podcast RETINA Biomedika (Refreshing Edukasi Tematik dan Informatif Bermakna Biomedika) yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Magister Ilmu Biomedik FK-KMK UGM. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam bidang biomedis dan kesehatan reproduksi Perempuan.

Podcast RETINA Biomedika ini dilaksanakan di Yogyakarta pada 10 Februari 2026 dan mengangkat topik “The Ovarian Clock Understanding Anti-Müllerian Hormone AMH and Diminished Ovarian Reserve”. Tema ini dipilih untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep cadangan ovarium serta peran hormon Anti-Müllerian sebagai indikator penting dalam menilai potensi kesuburan perempuan.

Dalam sesi ini, dr. Sarrah Ayuandari, Ph.D, Sp.OG, dosen Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM, hadir sebagai narasumber utama yang memaparkan fenomena “jam ovarium”, yaitu mekanisme biologis yang menggambarkan penurunan jumlah dan kualitas sel telur seiring bertambahnya usia. Diskusi dipandu oleh dr. Tamara Ayu Widyasuri, mahasiswa Minat Reproduksi Manusia Magister Ilmu Biomedik Angkatan 2024.

Dalam pemaparannya, dr. Sarrah menjelaskan bahwa masih banyak perempuan yang belum memahami bahwa cadangan ovarium memiliki batas waktu alami yang berimplikasi pada peluang kehamilan. Pemeriksaan kadar Anti-Müllerian Hormone (AMH) menjadi salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menilai potensi kesuburan secara lebih objektif. Dengan informasi tersebut, perempuan diharapkan dapat merencanakan kehamilan secara lebih matang dan terarah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Lebih lanjut, diskusi ini juga menekankan pentingnya kesadaran akan kesehatan reproduksi sejak dini. Pengetahuan mengenai kondisi tubuh, termasuk fungsi ovarium dan faktor yang memengaruhi kesuburan, menjadi bekal penting bagi perempuan dalam mengambil keputusan terkait kesehatan reproduksi secara mandiri dan bertanggung jawab. Hal ini sekaligus memperkuat pendekatan preventif dalam menjaga kesehatan reproduksi di tengah dinamika kehidupan modern.

Podcast RETINA Biomedika sebagai platform edukasi rutin terus berupaya menghadirkan topik-topik strategis di bidang biomedis, tidak hanya untuk kalangan akademisi dan tenaga kesehatan, tetapi juga untuk masyarakat luas. Melalui format diskusi yang interaktif dan mudah diakses, kegiatan ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara ilmu pengetahuan dan praktik kesehatan sehari-hari.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan literasi kesehatan reproduksi yang mendukung deteksi dini gangguan kesuburan dan perencanaan keluarga yang sehat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan penyediaan akses pembelajaran berbasis ilmu pengetahuan yang terbuka dan inklusif bagi masyarakat, serta SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pemberdayaan perempuan dengan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi sehingga mampu mengambil keputusan secara mandiri, terinformasi, dan berdaya. (Kontributor: Dina Laksita).