FK-KMK UGM. Departemen Pendidikan Kedokteran dan Bioetika (DPKB), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada meraih sejumlah hibah pengembangan pembelajaran berbasis teknologi informasi. Pencapaian ini mencerminkan upaya strategis dalam mendorong inovasi pembelajaran serta penguatan kapasitas akademik di lingkungan fakultas. Pengumuman perolehan hibah ini disampaikan melalui surat resmi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM tertanggal 14 Maret 2026, sementara informasi tersebut dipublikasikan pada 17 Maret 2026 di Yogyakarta.
Dalam program Hibah Pengembangan Mata Kuliah dan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Tahun 2026 (Hibah TI 2026), DPKB berhasil memperoleh total enam hibah yang terdiri dari satu proposal pada Skema A dan lima proposal pada Skema C. Skema A merupakan bentuk insentif bagi mata kuliah yang telah melalui proses kurasi dan validasi oleh Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik UGM melalui platform UGM Online. Pada skema ini, hibah diberikan kepada Prof. dr. Gandes Retno Rahayu, MMedEd, PhD dengan proposal berjudul Metode Penilaian Berbasis Kompetensi.
Sementara itu, lima proposal pada Skema C difokuskan pada pengembangan mata kuliah berbasis Learning Management System (LMS), termasuk pemanfaatan platform Gadjah Mada Medical E-Learning (Gamel). Proposal yang berhasil memperoleh hibah mencakup penguatan pembelajaran berbasis LMS pada mata kuliah Teaching and Learning in Health Professions Education, pengembangan mata kuliah Evidence-Based Practice, Research and Best Practice in Health Professions Education, pengembangan Curriculum Development in Health Professions Education berbasis Gamel, pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi, serta pengembangan mata kuliah Student Assessment in Health Professions Education untuk mahasiswa magister.
Selain itu, DPKB juga berhasil meraih satu Hibah Visiting Professor and Guest Lecturer (VPGL) 2026 yang menjadi bagian penting dalam mendukung internasionalisasi pendidikan. Hibah ini diperoleh oleh dr. Noviarina Kurniawati, MSc dengan proposal berjudul From Data to Diagnosis Teaching Clinical Reasoning with AI and EMRs. Program ini dirancang untuk menghadirkan kolaborasi dengan akademisi dan peneliti internasional guna memperkaya proses pembelajaran serta memperluas jejaring akademik global.
Perolehan berbagai hibah ini diharapkan dapat mendorong pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, dukungan ini juga menjadi motivasi bagi dosen untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran dan menciptakan pengalaman belajar yang relevan bagi mahasiswa di bidang pendidikan kedokteran dan kesehatan.
Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa dalam proses pendidikan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin melalui kolaborasi dengan mitra nasional dan internasional. (Kontributor: Annisa NH, Diva RF, Wulan MKD).



