FK-KMK UGM Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kepedulian Sosial lewat BukberRUN

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada melalui Komunitas Runesthesia Departemen Anestesi FK-KMK UGM/RSUP Dr. Sardjito menyelenggarakan kegiatan BukberRUN 2026 sebagai upaya mengintegrasikan aktivitas olahraga, kebersamaan, dan aksi sosial dalam momentum bulan suci Ramadan. Kegiatan ini melibatkan peserta dari kalangan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), staf pengajar, serta keluarga besar Departemen Anestesi sebagai bentuk penguatan solidaritas dan kepedulian sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Maret 2026 di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan total 59 peserta yang berpartisipasi.

Kegiatan diawali dengan lari santai yang mengambil titik awal dari Gedung IRJA RSUP Dr. Sardjito dan melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Yogyakarta, termasuk kawasan Tugu yang menjadi salah satu ikon kota. Rute yang ditempuh tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial berupa pembagian makanan berbuka puasa kepada masyarakat di sepanjang perjalanan. Aksi ini mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah staf pengajar Departemen Anestesi, antara lain Dr. dr. Akhmad Yun Jufan, M.Sc., Sp.An-TI, Subsp.TI(K), Dr. dr. Juni Kurniawaty, M.Sc., Sp.An-TI, Subsp.An.KV(K), serta dr. M. Yogi Prandani, Sp.An-TI. Kehadiran para dosen tidak hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga memperkuat hubungan antara peserta didik dan tenaga pendidik dalam suasana yang lebih informal dan humanis.

Setelah menyelesaikan rute lari, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diselenggarakan di kediaman dr. Muhammad Yogi Prandani, Sp.An-TI. Momen ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antar sivitas Departemen Anestesi, sekaligus menjadi ruang refleksi bersama dalam membangun kebersamaan di lingkungan akademik dan profesional.

Kegiatan BukberRUN 2026 tidak hanya berfokus pada aspek kebugaran fisik, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Partisipasi aktif dari peserta didik, staf, dan keluarga mencerminkan pentingnya keseimbangan antara kesehatan fisik, hubungan sosial, dan kepedulian terhadap masyarakat dalam profesi tenaga kesehatan.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui promosi gaya hidup aktif dan sehat di kalangan tenaga kesehatan. SDG 2: Tanpa Kelaparan tercermin dari kegiatan berbagi makanan berbuka puasa kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial. Selain itu, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan terlihat melalui kolaborasi antara peserta didik, staf pengajar, dan keluarga dalam satu kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Kontributor: Gilar P, Irham H, Hendro).