FK-KMK UGM Laksanakan Serah Terima Jabatan Pimpinan Departemen Dermatologi dan Venereologi Periode 2026–2031

FK-KMK UGM. Departemen Dermatologi dan Venereologi dan Estetika, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Serah Terima Jabatan Ketua dan Sekretaris Departemen serta Ketua Program Studi dan Ketua Program Subspesialis sebagai bagian dari mekanisme keberlanjutan kepemimpinan dan penguatan tata kelola akademik. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Ruang Auditorium FK-KMK UGM, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, sivitas akademika, serta tenaga kependidikan. Acara ini menjadi momentum strategis untuk memastikan kesinambungan pengelolaan pendidikan, penelitian, dan pelayanan di bidang Dermatologi, Venereologi, dan Estetika.

Dalam kesempatan tersebut, secara resmi dilakukan serah terima kepemimpinan Departemen Dermatologi dan Venereologi periode 2026–2031. Jabatan Ketua Departemen diamanahkan kepada dr. Arief Budiyanto, Ph.D., Sp.D.V.E., Subsp.O.B.K, dengan dr. Dyah Ayu Mira Oktarina, Ph.D., Sp.D.V.E., Subsp.O.B.K sebagai Sekretaris Departemen. Pada tingkat program studi, Ketua Program Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika dijabat oleh Dr. dr. Niken Trisnowati, M.Sc., Sp.D.V.E., Subsp.D.A, sedangkan Ketua Program Subspesialis dipercayakan kepada dr. Sri Awalia Febriana, M.Kes., Sp.D.V.E., Subsp.D.A.I., Ph.D.

Pada momen yang sama, departemen juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan periode 2021–2026 atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi. Kepemimpinan sebelumnya dinilai berhasil mendorong peningkatan mutu pendidikan spesialis dan subspesialis, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkuat produktivitas riset dan layanan klinis yang berdampak bagi masyarakat.

Kepemimpinan baru diharapkan mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun dengan mengedepankan integritas, inovasi, dan kolaborasi lintas disiplin. Penguatan tata kelola yang adaptif terhadap perkembangan ilmu kedokteran kulit dan kelamin menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global serta kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan kulit dan kelamin yang komprehensif dan berorientasi pada keselamatan pasien. Selain itu, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola pendidikan spesialis dan subspesialis yang berbasis standar akademik tinggi. (Kontributor: Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi, Widya Khairunnisa Sarkowi).