FK-KMK UGM Luncurkan Buku Fisiologi Sistem Reproduksi Pria Edisi 2 Karya Guru Besar Departemen Fisiologi

FK-KMK UGM. Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada pengembangan ilmu fisiologi reproduksi dengan menyelenggarakan rilis dan komersialisasi buku terbaru karya salah satu guru besarnya, Prof. Dr. dr. Dicky Moch Rizal, M.Kes., Sp.And., Subsp.FER., AIFM, berjudul Fisiologi Sistem Reproduksi Pria Edisi 2 yang diterbitkan oleh UGM Press sebagai referensi ilmiah komprehensif bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan. Buku ini mulai dikomersialkan pada 28 Januari 2026 dan ditujukan untuk mendukung proses pembelajaran, penelitian, serta praktik klinis di bidang kesehatan reproduksi pria melalui pendekatan berbasis evidence-based medicine.

Kehadiran edisi kedua ini mempertegas komitmen akademik FK-KMK UGM dalam menyediakan sumber belajar yang mutakhir dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Buku Fisiologi Sistem Reproduksi Pria Edisi 2 dirancang untuk digunakan oleh mahasiswa program sarjana, magister, doktor, hingga program pendidikan dokter spesialis dan subspesialis. Selain kalangan akademik dan profesional kesehatan, buku ini juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum yang ingin memperoleh pemahaman ilmiah mengenai sistem reproduksi pria secara sistematis dan terstruktur.

Secara substansi, buku ini memaparkan sistem reproduksi pria sebagai suatu kesatuan organ yang saling berinteraksi dalam proses spermatogenesis, produksi hormon, dan fungsi seksual. Materi disusun dalam lima bab utama yang komprehensif. Pembahasan diawali dengan uraian anatomi sistem reproduksi pria sebagai landasan pemahaman fisiologis. Selanjutnya dijelaskan proses perkembangan organ seksual sejak tahap determinasi dan diferensiasi hingga pertumbuhan dan pematangan.

Buku ini juga mengulas fase pubertas beserta dinamika dan permasalahan yang dapat muncul pada periode tersebut. Fungsi utama organ reproduksi pria, termasuk produksi spermatozoa, sekresi hormon, dan mekanisme fungsi seksual, dibahas secara mendalam. Sebagai pembaruan signifikan pada edisi kedua, ditambahkan bab khusus mengenai perubahan fisiologis akibat proses penuaan, mencakup aspek hormonal, seluler, dan fungsional yang memiliki implikasi klinis dan biologis.

Konten buku ini diperkuat dengan pembaruan data dan literatur terkini serta pembahasan hasil penelitian in vitro dan in vivo yang aplikatif. Pendekatan tersebut memungkinkan pembaca memahami mekanisme fisiologis dari tingkat molekuler dan seluler hingga tingkat sistem dan organisme secara utuh. Dengan demikian, buku ini tidak hanya berfungsi sebagai referensi teoritis, tetapi juga sebagai rujukan praktis dalam pengambilan keputusan klinis berbasis bukti.

Inisiatif ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan literasi dan pemahaman ilmiah mengenai kesehatan reproduksi pria yang berkontribusi pada pencegahan dan penatalaksanaan gangguan reproduksi, SDG 4 Pendidikan Berkualitas dengan penyediaan sumber belajar yang mutakhir, komprehensif, dan relevan bagi pendidikan tinggi kesehatan. Selain itu, penguatan publikasi ilmiah dan diseminasi pengetahuan juga mendukung pengembangan ekosistem riset dan inovasi di bidang kesehatan sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (Kontributor: Wisnu Eka Wardana).