Staff Departemen Dermatologi UGM Raih Penghargaan Publikasi Internasional di PIT XX PERDOSKI 2025

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Departemen Dermatologi dan Venereologi kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada hari Sabtu, 12 Juli 2025, Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) menyelenggarakan penganugerahan penghargaan publikasi ilmiah internasional sebagai bagian dari rangkaian Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XX PERDOSKI di Bali Nusa Dua Convention Center. Dalam kesempatan tersebut, dr. Tuntas Rayinda, M.Sc., Sp.D.V.E., Ph.D., staf Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK UGM, berhasil meraih penghargaan atas kontribusi akademiknya dalam publikasi ilmiah internasional.

Penghargaan yang diberikan PERDOSKI ini merupakan bentuk apresiasi kepada para anggotanya yang konsisten melakukan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi di jurnal bereputasi internasional. Kontribusi dr. Tuntas Rayinda tidak hanya memperkuat peran FK-KMK UGM dalam bidang penelitian dermatologi dan venereologi, tetapi juga mendorong budaya akademik berbasis penelitian di tingkat nasional maupun internasional.

Selain sebagai ajang penghargaan, kegiatan PIT XX PERDOSKI 2025 juga menjadi wadah berbagi ilmu, diskusi, dan kolaborasi antar dokter spesialis kulit dan kelamin dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran UGM dalam forum ilmiah tersebut semakin memperkokoh posisi institusi sebagai pusat unggulan dalam pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan kulit dan kelamin.

Prestasi yang diraih oleh dr. Tuntas Rayinda diharapkan mampu memotivasi seluruh staf dan residen FK-KMK UGM untuk terus meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah. Hal ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan kulit di Indonesia. Pencapaian ini mendukung (SDGs) SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan 4: Pendidikan Berkualitas, dengan memperkuat kualitas pendidikan kedokteran serta pelayanan kesehatan berbasis bukti ilmiah terbaru, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Kontributor: Widya Khairunnisa Sarkowi).