Residen Obgin FK-KMK UGM Raih Prestasi di Pelatihan Regional Ultrasonografi Dasar

FK-KMK UGM. Residen Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgin), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada, dr. Adi Ariffianto, berhasil meraih penghargaan pada Pelatihan Ultrasonografi (USG) Dasar yang berlangsung pada 31 Agustus – 3 September 2025 di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 26 peserta dari berbagai pusat pendidikan spesialis Obgin di Indonesia, termasuk dari Universitas Diponegoro (UNDIP) dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Pelatihan ini menjadi ajang penting dalam meningkatkan keterampilan diagnostik kebidanan dan kandungan. Penilaian peserta dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguasaan teori ultrasonografi, keterampilan praktik penggunaan alat USG, hingga aspek kedisiplinan dan keaktifan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Keberhasilan dr. Adi Ariffianto tidak hanya menunjukkan kapasitas individu, tetapi juga mencerminkan kualitas pendidikan dan pembinaan yang dilakukan oleh Departemen Obgin FK-KMK UGM dalam menyiapkan tenaga spesialis yang kompeten.

Selain menjadi wadah pengembangan kompetensi, keikutsertaan dalam pelatihan ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Melalui penguatan keterampilan klinis di bidang pencitraan diagnostik, kegiatan ini mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan memastikan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak yang lebih baik.

Dari sisi pendidikan, kegiatan ini juga mencerminkan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena pelatihan terstruktur dan berbasis ilmu pengetahuan mampu meningkatkan kapasitas tenaga medis muda. Lebih jauh, kolaborasi antara FK-KMK UGM, RSUD Dr. Moewardi, dan institusi pendidikan kedokteran lain di Indonesia sejalan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang menekankan pentingnya kerja sama lintas institusi untuk kemajuan layanan kesehatan.

FK-KMK UGM terus mendorong para residen untuk aktif mengikuti pelatihan, konferensi, dan forum ilmiah nasional maupun internasional. Komitmen ini diharapkan mampu mencetak dokter spesialis yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap tantangan global, serta membawa manfaat nyata bagi sistem pelayanan kesehatan di Indonesia.

Prestasi residen Obgin FK-KMK UGM dalam ajang pelatihan regional ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan di kampus biru sekaligus kontribusi terhadap upaya peningkatan pelayanan kesehatan. Dengan keberhasilan ini, FK-KMK UGM menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan kedokteran yang melahirkan tenaga medis berdaya saing global, berorientasi pada keselamatan pasien, dan berkontribusi pada pencapaian SDGs. (Kontributor: Munjayati).