FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO) menyelenggarakan Sponsor Site Visit penelitian STEVIA (Confirmation of Hospitalised Typhoid Cases in Indonesia) untuk meninjau kesiapan fasilitas, menyelaraskan prosedur penelitian, serta memperkuat koordinasi tim dalam mendukung pelaksanaan penelitian demam tifoid di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (6/10/2026) di Puskesmas Klaten Selatan dan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, Klaten, dengan melibatkan perwakilan sponsor, Murdoch Children’s Research Institute (MCRI), tim peneliti UGM, serta tenaga kesehatan dan pengelola kedua fasilitas pelayanan kesehatan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap tahapan penelitian berjalan sesuai protokol yang telah ditetapkan. Peninjauan dilakukan terhadap unit pelayanan kesehatan dan laboratorium untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana, alur pelayanan pasien, serta koordinasi tenaga kesehatan yang terlibat. Melalui kegiatan ini, seluruh pihak dapat mengidentifikasi kebutuhan pendukung penelitian sekaligus menyamakan pemahaman mengenai prosedur yang harus diterapkan selama proses rekrutmen partisipan dan pengambilan spesimen.
Di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, kegiatan juga diisi dengan pelatihan penyegaran atau refreshment training bagi perawat bangsal anak dan dewasa. Materi pelatihan berfokus pada prosedur pengambilan, pelabelan, penanganan, dan pengelolaan spesimen darah sesuai protokol penelitian STEVIA. Pemahaman terhadap setiap tahapan tersebut diperlukan untuk menjaga ketepatan prosedur, konsistensi pelaksanaan, serta mutu spesimen yang dikumpulkan. Dengan demikian, tenaga kesehatan yang terlibat diharapkan dapat menjalankan perannya secara cermat selama penelitian berlangsung.
Kesiapan laboratorium dan ketersediaan sarana pendukung juga menjadi perhatian dalam kunjungan di kedua fasilitas. Penerapan prosedur penanganan spesimen yang terstandar merupakan salah satu aspek penting untuk menjaga kualitas pelaksanaan penelitian. Oleh karena itu, peninjauan tidak hanya berfokus pada kelengkapan fasilitas, tetapi juga pada kesesuaian alur kerja dan kesiapan tim dalam menerapkan protokol penelitian. Sinergi antara peneliti dan tenaga kesehatan diharapkan dapat mendukung pengumpulan data yang konsisten serta pelaksanaan penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak yang berperan dalam mendukung penelitian STEVIA. Perwakilan sponsor yang hadir adalah Emma Watts, sedangkan MCRI diwakili Sophie Hageman. Tim peneliti UGM dan PKKA-PRO FK-KMK UGM terdiri atas Prof. dr. Jarir At Thobari, DPharm., Ph.D., Dr. dr. Rr. Ratni Indrawanti, Sp.A(K), dr. Dhite Bayu Nugroho, M.Sc., Ph.D., dr. Alindina Anjani, Sp.PD, Sarah Ulfa, M.P.H., Lulu Harida Rofi, M.Sc., dan Fitria Wulandari, M.K.M. Dukungan juga diberikan oleh tenaga kesehatan dan pengelola Puskesmas Klaten Selatan serta RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang terlibat dalam penelitian.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama lintas institusi dalam mendukung penelitian kesehatan. Melalui komunikasi langsung dan peninjauan bersama, tim dapat menyelaraskan prosedur, bertukar pengetahuan, serta memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi kebutuhan selama penelitian berlangsung. Kolaborasi ini juga menjadi ruang untuk memastikan bahwa kesiapan fasilitas, kompetensi tenaga kesehatan, dan penerapan protokol berjalan secara terpadu.
Penelitian STEVIA berfokus pada konfirmasi kasus demam tifoid yang memerlukan perawatan di rumah sakit di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, kesiapan fasilitas dan ketepatan pengelolaan spesimen menjadi aspek penting untuk mendukung proses penelitian. Sponsor Site Visit memberikan kesempatan bagi tim peneliti dan mitra fasilitas pelayanan kesehatan untuk meninjau kembali kesiapan operasional serta memastikan setiap pihak memahami tanggung jawabnya. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung proses rekrutmen partisipan dan pengumpulan spesimen secara optimal sesuai protokol penelitian.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penguatan penelitian demam tifoid untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan pembelajaran berkelanjutan. Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penguatan kesiapan fasilitas dan infrastruktur penelitian. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM, MCRI, sponsor, dan fasilitas pelayanan kesehatan. (Kontributor: Lulu Harida Rofi, Dhimas Sholikhul Huda.).



