PKKA-PRO FK-KMK UGM Perkuat Kesiapan Studi Surveilans Rotavirus melalui SIV di Delanggu

FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO) menyelenggarakan Site Initiation Visit (SIV) untuk studi “The Surveillance of Rotavirus Acute Gastroenteritis (RVGE) among Hospitalized Children Under Five Years of Age and the Effectiveness of Rotavirus Against Hospitalized RVGE in Indonesia” bersama RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, sebagai bagian dari persiapan sebelum penelitian memasuki tahap rekrutmen partisipan di tingkat site.

Tim peneliti utama dipimpin oleh dr. Rony Trilaksono, M.Sc., Sp.A. selaku Principal Investigator, dengan dukungan Prof. Dr. dr. Hera Nirwati, M.Kes., SpMK(K) sebagai co-Principal Investigator 1 dan Dr. A.W. Elin Mulyadi, S.Sos., MPA sebagai co-Principal Investigator 2. Tim juga melibatkan Ayu Rahayu, M.Si. selaku Laboratory Manager, Adinda Septianingtyas, S.Kep., Ns., MPH sebagai Project Manager, serta dr. Ayu Maghfira Nida Putri sebagai PIC Site Klaten yang baru. Pelaksanaan SIV dilakukan bersama tim peneliti RSU PKU Muhammadiyah Delanggu.

Dalam rangkaian kegiatan, tim membahas alur penelitian secara menyeluruh, mulai dari proses awal hingga pengelolaan dan aliquoting sampel di laboratorium rumah sakit. Simulasi juga dilakukan di ruang pertemuan dan bangsal anak untuk melihat kesiapan penerapan alur penelitian dalam situasi lapangan. Pada aspek laboratorium, tim melakukan simulasi penanganan sampel feses atau tinja, termasuk proses pemeriksaan dan penyimpanan sesuai kebutuhan studi.

Tim melakukan peninjauan terhadap Investigator Site File (ISF), Participant File, SOP, serta kebutuhan logistik penelitian. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap komponen pendukung telah tersedia dan dapat digunakan sesuai dengan protokol yang ditetapkan. Dengan demikian, tim site memiliki pemahaman yang sama mengenai tahapan penelitian dan tanggung jawab masing-masing.

Kegiatan SIV juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai aspek pendukung penelitian secara langsung. Kesiapan laboratorium, infrastruktur medis, alur pengelolaan sampel, serta manajemen dokumen menjadi bagian yang diperhatikan sebelum penelitian dimulai. Evaluasi tersebut diperlukan agar pelaksanaan studi dapat berlangsung secara terstandar sekaligus menjaga kualitas data dan sampel yang dihasilkan.

Dari pelaksanaan SIV, terdapat sejumlah capaian yang menjadi dasar persiapan tahap berikutnya. Kegiatan dapat terlaksana secara komprehensif, sementara beberapa dokumen dan kebutuhan logistik yang sebelumnya masih perlu dilengkapi dapat ditindaklanjuti. Tim juga menyusun rencana tindak lanjut berdasarkan hasil evaluasi dan temuan selama kunjungan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai rekomendasi perbaikan dapat diselesaikan sebelum penelitian memasuki tahap operasional.

Hasil evaluasi menunjukkan kesiapan positif dari sisi logistik, dokumen, maupun kemampuan tim penelitian site dalam menangani sampel klinis. Penyelesaian terhadap rekomendasi dan temuan perbaikan menjadi bagian penting sebelum pelaksanaan Kick Off penelitian. Surat pemberitahuan mengenai pelaksanaan Kick Off selanjutnya direncanakan diterbitkan setelah seluruh persiapan yang diperlukan dinyatakan tuntas.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui dukungan terhadap penelitian kesehatan anak dan pencegahan penyakit. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kapasitas dan pemahaman tim penelitian di tingkat site. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kesiapan infrastruktur serta sistem pendukung riset klinis. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara institusi akademik dan fasilitas pelayanan kesehatan. (Kontributor: Ayu Maghfira Nida Putri, Dhimas Sholikhul Huda).