MIKK FK-KMK UGM Perkuat Pemahaman Health Technology Assessment Bersama University of Groningen

FK-KMK UGM. Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Klinis (MIKK), bekerja sama dengan Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit (CE&BU) dan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, menyelenggarakan kegiatan Visiting Professor and Guest Lecture (VPGL) bertajuk Health Technology Assessment Training dengan tema “Does the treatment actually work? And is it worth it? All you need to know about Health Technology Assessment”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 13 Oktober 2026, ini berlangsung di Auditorium Gedung Tahir Lantai 1 Sayap Utara FK-KMK UGM dan secara daring melalui Zoom Meeting.

Peserta kegiatan berasal dari jejaring Academic Health System (AHS), mahasiswa Program Studi MIKK, serta masyarakat umum. Mahasiswa MIKK semester gasal Tahun Akademik 2026/2027 mengikuti kegiatan secara luring, sementara mahasiswa dari angkatan lainnya dan peserta umum bergabung melalui Zoom Meeting. Pelaksanaan dalam dua format ini membuka kesempatan bagi peserta dari berbagai latar belakang untuk mengikuti pembelajaran dan berdiskusi dengan pakar internasional.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh dr. Dhite Bayu Nugroho, M.Sc., Ph.D., selaku pengelola CE&BU. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Assoc. Prof. Thea Van Asselt, Ph.D., dari University of Groningen. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami konsep Health Technology Assessment (HTA), yaitu pendekatan sistematis untuk menilai teknologi kesehatan berdasarkan berbagai aspek yang relevan dalam pengambilan keputusan.

HTA membantu menjawab pertanyaan mendasar sebelum suatu intervensi kesehatan diterapkan secara luas, yakni apakah intervensi tersebut benar-benar memberikan manfaat dan apakah manfaatnya sebanding dengan sumber daya yang dibutuhkan. Penilaian teknologi kesehatan tidak hanya berkaitan dengan efektivitas suatu tindakan atau pengobatan, tetapi juga menjadi bagian dari pertimbangan dalam menentukan pilihan pelayanan yang tepat.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama Prof. Thea. Peserta memperoleh kesempatan untuk menggali lebih jauh berbagai hal terkait HTA, sekaligus memperdalam pemahaman mengenai penerapannya dalam konteks pelayanan kesehatan. Interaksi ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran karena memungkinkan peserta menghubungkan konsep yang disampaikan dengan kebutuhan pendidikan, penelitian, maupun praktik pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pemahaman mengenai pengambilan keputusan pelayanan kesehatan berbasis bukti. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran akademik dan peningkatan kompetensi peserta, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara MIKK, CE&BU, RSA UGM, FK-KMK UGM, dan University of Groningen. (Kontributor: Penta Kusuma).