FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Studi Subspesialis Penyakit Dalam Peminatan Ginjal Hipertensi FK-KMK UGM, dr. Ghea De Silva, SpPD memperoleh predikat Young Investigator Award 4th Winner dalam ajang The 20th InaSH Scientific Meeting. Kegiatan ilmiah ini diselenggarakan pada 13–15 Februari 2026 di Sheraton Grand Gandaria City Hotel, Jakarta, dan diikuti oleh akademisi serta klinisi dari berbagai institusi kesehatan di Indonesia.
Penelitian yang dipresentasikan oleh dr. Ghea De Silva, SpPD berjudul Early Blood Pressure Control and Medium-Term Graft Outcomes in Living Donor Kidney Transplantation. Kajian tersebut menyoroti urgensi pengendalian tekanan darah secara dini pada pasien pascatransplantasi ginjal dari donor hidup sebagai faktor determinan dalam menjaga keberlangsungan fungsi ginjal cangkok dalam jangka menengah. Melalui pendekatan berbasis data klinis, penelitian ini menunjukkan bahwa stabilisasi tekanan darah pada fase awal pascatransplantasi berkorelasi dengan luaran klinis yang lebih baik serta penurunan risiko komplikasi.
Kontribusi ilmiah ini membuka peluang penguatan protokol tata laksana klinis berbasis bukti. Implementasi temuan tersebut berpotensi meningkatkan kualitas hidup pasien transplantasi ginjal serta memperpanjang survival graft secara signifikan. Pencapaian ini sekaligus menegaskan kapasitas pendidikan subspesialis dalam menghasilkan klinisi-peneliti yang mampu mengintegrasikan praktik pelayanan dengan penelitian ilmiah.
Capaian ini juga menegaskan bahwa pasien adalah “guru” terbaik dalam praktik kedokteran. Dari perjalanan klinis pasien, kita belajar memahami masalah secara nyata dan utuh. Pembelajaran dari pasien tersebut kemudian diterjemahkan menjadi kontribusi ilmiah melalui penelitian berbasis bukti klinis (evidence-based clinical research). Dengan demikian, hubungan dokter–pasien tidak hanya menghasilkan layanan yang lebih baik, tetapi juga melahirkan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi komunitas ilmiah dan perbaikan mutu pelayanan secara luas.
Keberhasilan dr. Ghea dalam mendapatkan penghargaan Young Investigator Award yang diraih dalam InaSH Scientific Meeting ke-20 menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan pembinaan riset di FK-KMK UGM. Prestasi ini memperkuat komitmen institusi dalam mendorong pengembangan penelitian translational yang berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penelitian yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup pasien transplantasi ginjal dan penurunan risiko komplikasi pascatransplantasi melalui pengendalian tekanan darah yang optimal, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dalam proses pendidikan subspesialis yang mampu melahirkan peneliti muda kompeten dengan kapasitas akademik dan klinis berdaya saing, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi ilmiah lintas institusi dalam forum InaSH yang memperkuat jejaring penelitian dan sinergi dalam pengembangan ilmu kedokteran berbasis kolaborasi berkelanjutan. (Kontributor: Siwi Ratri Kurniasih; Editor: dr. Yulia Wardhani, SpPD, K-GH, dr. Mardiah Suci Hardianti, PhD, SpPD, K-HOM).




