Mahasiswa FK-KMK UGM Perdalam Kompetensi Ortopedi dan Anestesi melalui Clinical Elective di Thailand

FK-KMK UGM.  Mahasiswa Program Studi Kedokteran, Kevin Joshua P. Hutapea mengikuti program Clinical Elective Student Exchange di Khon Kaen University, Thailand, sebagai bagian dari pengembangan pengalaman klinis dan wawasan kedokteran dalam lingkungan internasional. Program tersebut berlangsung pada 4 April hingga 5 Mei 2026 di Srinagarind Hospital, rumah sakit pendidikan utama Khon Kaen University yang berperan dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian kedokteran di wilayah timur laut Thailand.

Selama menjalani program, Kevin mendapatkan pengalaman klinis terutama pada bidang ortopedi dan anestesi. Pada rotasi ortopedi, ia mempelajari pendekatan sistematis dalam menangani berbagai masalah muskuloskeletal, baik akibat trauma maupun kondisi degeneratif. Pengalaman tersebut mencakup kesempatan mengamati penanganan fraktur, arthroplasty, dan prosedur bedah tulang belakang. Kevin juga memperdalam pemahamannya mengenai interpretasi radiologi muskuloskeletal melalui pemeriksaan X-ray, CT, dan MRI.

Pembelajaran di bidang ortopedi tidak berhenti pada tindakan operatif. Kevin juga memperoleh pemahaman mengenai prinsip dasar fiksasi fraktur serta pentingnya penatalaksanaan pascaoperasi dan rehabilitasi dini. Rangkaian pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan penanganan pasien tidak hanya ditentukan oleh prosedur medis, tetapi juga oleh kesinambungan perawatan hingga proses pemulihan.

Sementara itu, pada rotasi anestesi, Kevin memperoleh gambaran mengenai manajemen perioperatif secara menyeluruh. Ia mengamati proses induksi anestesi, pemantauan kondisi pasien selama operasi, hingga penerapan anestesi regional, termasuk teknik spinal dan epidural. Selain itu, ia mempelajari manajemen nyeri akut dan perawatan pasien di Post-Anesthesia Care Unit (PACU).

Kegiatan ini turut mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kapasitas calon tenaga kesehatan dan SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pengalaman pembelajaran klinis lintas institusi dan negara. (Kontributor: Agustina Latifah Hanum SPsi).