Mahasiswa FK-KMK UGM Mengikuti Program Exchange Student Elective Medical di Kobe University Hospital, Jepang.

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui partisipasi dalam program Exchange Student Elective Medical yang diikuti oleh Ramelna Zein di Kobe University Hospital, Jepang. Program ini menjadi bagian dari upaya pengembangan kapasitas mahasiswa dalam memahami praktik klinis internasional serta sistem pelayanan kesehatan berbasis teknologi dan kolaborasi multidisipliner.

Selama menjalani program, Ramelna aktif mengikuti kegiatan klinis di Departemen Obstetri-Ginekologi dan Pediatri. Kegiatan dimulai dengan morning conference yang terstruktur menggunakan metode SOAP, sehingga memungkinkan koordinasi tim medis berjalan secara sistematis. Dalam bidang Obstetri-Ginekologi, ia mengamati berbagai kasus kehamilan risiko tinggi serta prosedur medis seperti persalinan pervaginam, operasi caesar, hingga tindakan bedah seperti laparoscopic hysterectomy, myomectomy, dan cervical cerclage. Selain itu, ia juga mempelajari keterampilan dasar seperti pemeriksaan pelvis, ultrasonografi janin, serta penanganan kondisi kegawatdaruratan.

Di Departemen Pediatri, pengalaman klinis semakin berkembang melalui pengamatan perawatan intensif di NICU dan GCU. Ramelna mempelajari berbagai kasus kompleks, termasuk bayi prematur dengan gangguan pernapasan, penyakit genetik langka, serta kanker pada anak. Diskusi kasus dilakukan secara komprehensif dengan pendekatan berbasis bukti, yang menekankan pentingnya diagnosis yang tepat serta efektivitas terapi.

Proses pembelajaran didukung oleh pembimbingan intensif dari dokter residen dan konsulen. Interaksi dengan tenaga medis memberikan wawasan praktis terkait komunikasi dokter-pasien serta pemanfaatan teknologi medis. Selain itu, suasana akademik yang inklusif mendorong mahasiswa untuk aktif bertanya dan berdiskusi, sehingga memperkaya pengalaman belajar secara mendalam.

Partisipasi dalam kuliah, konferensi kasus, dan presentasi akademik turut memperluas pemahaman Ramelna terhadap berbagai topik, mulai dari kanker ginekologi, pencegahan HPV, hingga hematologi-onkologi pediatrik dan gangguan genetik. Dari sisi sistem, rumah sakit ini menunjukkan standar tinggi dalam pelayanan kesehatan, dengan alur kerja yang efisien, dokumentasi yang terstruktur, serta koordinasi antar divisi yang cepat. Pemanfaatan teknologi canggih seperti bedah laparoskopi dan robotik, serta fasilitas NICU modern, turut meningkatkan kualitas pelayanan pasien.

Namun demikian, pengalaman ini juga memberikan gambaran tantangan dalam sistem kesehatan, seperti masih ditemukannya kasus kanker ginekologi pada stadium lanjut dan perlunya peningkatan cakupan skrining kanker serviks. Di bidang pediatri, tingginya kasus penyakit genetik dan tantangan transisi layanan dari pasien anak ke dewasa menjadi perhatian penting dalam pengembangan sistem kesehatan ke depan.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kapasitas mahasiswa dalam memahami praktik pelayanan kesehatan berkualitas tinggi dan berbasis teknologi, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran klinis internasional, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM dan institusi pendidikan serta rumah sakit di Jepang dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran.(Kontributor: Agustina Latifah Hanum SPsi).