FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) Charla Nashita Sandi, mengikuti Elective Program di University of Melbourne, Australia, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas akademik dan klinis di tingkat internasional. Program ini memberikan pengalaman pembelajaran lintas negara yang terintegrasi antara pendidikan, riset, dan praktik klinis. Kegiatan ini berlangsung selama enam minggu di lingkungan Faculty of Medicine, Dentistry and Health Sciences, University of Melbourne.
University of Melbourne dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka dunia yang unggul dalam bidang kedokteran dan ilmu kesehatan. Dalam program ini, Charla bergabung dengan Department of General Practice yang berfokus pada pengembangan layanan kesehatan primer berbasis komunitas, riset kesehatan masyarakat, serta integrasi sistem pelayanan kesehatan yang komprehensif.
Selama mengikuti program, Charla terlibat aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan klinis yang dirancang secara sistematis melalui MD3 Workshops serta observasi lapangan. Materi yang dipelajari mencakup berbagai isu penting dalam pelayanan kesehatan primer, seperti penanganan multimorbiditas, pengambilan keputusan dalam kondisi ketidakpastian klinis, manajemen kanker di layanan primer, kesehatan reproduksi, hingga strategi promosi kesehatan masyarakat.
Selain pembelajaran teoritis, Charla juga melakukan observasi langsung terhadap praktik pelayanan kesehatan di Australia, termasuk proses konsultasi pasien, manajemen penyakit kronis, serta penerapan komunikasi efektif antara tenaga medis dan pasien. Pengalaman ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai bagaimana sistem kesehatan primer diimplementasikan secara terstruktur dan berbasis bukti.
Kegiatan diskusi kasus dan pembelajaran berbasis evidence-based medicine menjadi bagian penting dalam memperkuat kemampuan analisis kritis. Charla juga berkesempatan mengunjungi berbagai institusi kesehatan terkemuka, termasuk pusat layanan kanker dan klinik praktik umum, yang semakin memperkaya perspektifnya terhadap sistem kesehatan global. Seluruh aktivitas tersebut terdokumentasi dalam logbook akademik yang disusun secara sistematis, termasuk kegiatan telaah literatur dan analisis ilmiah.
Selain aspek akademik dan klinis, program ini juga memberikan pengalaman lintas budaya yang signifikan. Interaksi dengan mahasiswa dan tenaga kesehatan dari berbagai latar belakang memperkuat kemampuan komunikasi, empati, serta adaptasi dalam konteks global. Pengalaman ini menjadi nilai tambah dalam membentuk profesionalisme sebagai calon dokter yang mampu bekerja dalam lingkungan multikultural.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kompetensi layanan kesehatan primer yang berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dalam akses terhadap pembelajaran internasional yang berbasis riset dan praktik klinis. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diwujudkan melalui kolaborasi akademik lintas negara yang memperkuat pertukaran pengetahuan. (Kontributor: Agustina Latifah Hanum SPsi).




