Mahasiswa FK-KMK UGM Ikuti Program Pertukaran Sistem Kesehatan di Mahidol University, Thailand

FK-KMK UGM. Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi (BEPH) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan partisipasi dalam Program Pertukaran Mahasiswa bertema “Isu Kesehatan dan Sistem Kesehatan di Thailand” yang diorganisir oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat, Mahidol University, Thailand. Kegiatan ini berlangsung pada 15 hingga 26 Maret 2025 di Bangkok dan wilayah sekitarnya, dengan melibatkan lima mahasiswa FK-KMK UGM yang terpilih untuk mengikuti program akademik dan lapangan.

Mahasiswa yang mengikuti program ini terdiri atas Brian Arianto Tanuwidjaja dan Thoriq Abi Pramana dari minat International Health, serta Zulhani Karunia Hikmah, Enrika Rahayu Setyani, dan Annita Viesta Nirmala Dewi dari minat Kesehatan Ibu dan Anak – Kesehatan Reproduksi. Selama dua minggu, mereka mendapatkan kesempatan mendalami sistem kesehatan Thailand sekaligus memperluas keterampilan dalam menganalisis isu kesehatan masyarakat.

Program ini memberikan pengalaman belajar mendalam, terutama terkait implementasi Jaminan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC) di Thailand yang telah dikenal sebagai model sukses dalam penyediaan layanan kesehatan inklusif. Para mahasiswa terlibat dalam diskusi akademik, kunjungan lapangan, dan interaksi dengan komunitas setempat. Mereka mempelajari strategi pendanaan UHC, promosi kesetaraan kesehatan, serta berbagai pendekatan dalam memberdayakan masyarakat melalui edukasi kesehatan.

Selain pembelajaran akademik, mahasiswa juga diajak mengunjungi fasilitas kesehatan, pusat inovasi layanan lansia, hingga kawasan ramah lingkungan seperti Green City di Bang Krachao. Kegiatan budaya, termasuk kunjungan ke Temple of the Emerald Buddha, turut memperkaya pemahaman mereka akan konteks sosial dan budaya yang memengaruhi praktik kesehatan di Thailand. Interaksi dengan mahasiswa Mahidol University mendorong kolaborasi lintas budaya sekaligus memperluas jejaring profesional di bidang kesehatan masyarakat.

Partisipasi mahasiswa Departemen BEPH FK-KMK UGM dalam program ini selaras dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kegiatan ini memperkuat SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pembelajaran praktik kesehatan masyarakat, mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas lewat pertukaran akademik internasional, serta menegaskan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antaruniversitas lintas negara. Melalui pengalaman ini, mahasiswa diharapkan semakin siap berperan sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global. (Kontributor: Nanda Melania Dewi/ Editor: Digna Niken Purwaningrum, S.Gz, MPH, Ph.D).