FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pengalaman akademik dan klinis melalui program Clinical Observership Orthopedic Department di Hospital Universiti Sains Malaysia (HUSM), Malaysia. Program yang diikuti Andhika Bagaskara tersebut berlangsung pada 6 April hingga 6 Mei 2026 dan menjadi ruang pembelajaran untuk mengenal praktik klinis bidang ortopedi sekaligus memahami sistem pelayanan kesehatan dan pendidikan kedokteran dalam lingkungan internasional.
Kegiatan diawali dengan sesi pengenalan dan orientasi lingkungan HUSM. Pada tahap ini, Andhika diperkenalkan dengan supervisor, peraturan rumah sakit, alur kerja, etika, serta struktur pelayanan kesehatan yang berlaku. Orientasi tersebut menjadi langkah awal untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus memahami tujuan dan ekspektasi selama menjalani program.
Memasuki hari ketiga, kegiatan mulai berfokus pada aktivitas klinis yang berlangsung dari Minggu hingga Kamis. Andhika mengikuti ward rounds bersama dokter dan tim multidisiplin. Dalam kegiatan tersebut, ia mengamati bagaimana kondisi pasien dinilai, diagnosis dibahas, rencana terapi disusun, hingga tindak lanjut pasien dilakukan. Pengalaman ini memberikan gambaran langsung mengenai proses pengambilan keputusan klinis dan dinamika kerja tim dalam pelayanan pasien.
Selain ward rounds, Andhika mengikuti kegiatan di klinik rawat jalan. Ia memperoleh kesempatan untuk mengamati sekaligus membantu beberapa aktivitas klinis dasar di bawah supervisi. Dari interaksi tersebut, pemahamannya mengenai alur pelayanan, pengambilan riwayat penyakit, serta komunikasi dengan pasien menjadi semakin berkembang. Pengalaman di lingkungan klinis juga memberikan kesempatan untuk melihat bagaimana pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan diterapkan dalam situasi pelayanan kesehatan secara langsung.
Pengalaman klinis semakin luas ketika Andhika mengikuti kegiatan di Operating Theatre. Di ruang operasi, ia mengamati berbagai prosedur pembedahan ortopedi serta tahapan yang menyertainya. Observasi mencakup persiapan pasien, perawatan sebelum dan sesudah operasi, monitoring kondisi pasien, penerapan teknik steril, hingga proses pengambilan keputusan klinis. Dari kegiatan tersebut, Andhika melihat secara langsung bahwa tindakan pembedahan membutuhkan ketelitian sekaligus koordinasi yang baik di antara seluruh anggota tim.
Berbagai pengalaman tersebut memberikan sejumlah capaian pembelajaran. Andhika semakin memahami proses penilaian pasien dan manajemen klinis melalui keterlibatan dalam ward rounds serta klinik rawat jalan. Ia juga memperoleh pemahaman mengenai perawatan preoperatif dan postoperatif, termasuk persiapan pasien, pemantauan, dan tindak lanjut. Selain itu, ia mempelajari prinsip dasar manajemen luka yang diterapkan dalam praktik klinis sehari-hari.
Kegiatan ini mendukung SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pengalaman pembelajaran klinis dan akademik dalam lingkungan internasional. Kegiatan ini juga mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kompetensi calon tenaga kesehatan dalam pelayanan klinis. (Kontributor: Agustina Latifah Hanum SPsi).



