FK-KMK UGM. Program Studi Magister Kebidanan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Syawalan sebagai upaya mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antar sivitas akademika. Kegiatan ini melibatkan Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Magister Kebidanan angkatan 3 dalam suasana yang hangat dan penuh makna. Kegiatan dilaksanakan pada 31 Maret 2026 bertempat di Gedung Tahir FK-KMK UGM.
Selanjutnya, Ketua Program Studi Magister Kebidanan, Dr. Diah Wulandari, M.Keb., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dalam lingkungan pendidikan. “Melalui momentum Syawalan ini, saya berharap kita semua dapat terus menjaga silaturahmi, memperkuat rasa kekeluargaan, serta membangun semangat kolaborasi yang positif di lingkungan Magister Kebidanan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi makanan khas yang diusung melalui konsep potluck. Setiap peserta membawa hidangan dari daerah masing-masing dan mempresentasikan makna serta filosofi yang terkandung di dalamnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga memperkaya wawasan budaya dan mempererat interaksi antarindividu di lingkungan akademik.
Para dosen turut menyampaikan pesan reflektif dengan mengajak seluruh peserta untuk saling memaafkan serta memulai kembali aktivitas akademik dengan semangat baru. Momentum Syawalan dimaknai sebagai ruang untuk membangun kembali hubungan yang harmonis, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan empati dalam kehidupan kampus.
Kegiatan ditutup dengan sesi tukar kado yang berlangsung meriah dan penuh keakraban. Interaksi yang terbangun selama kegiatan menunjukkan bahwa lingkungan akademik tidak hanya menjadi tempat belajar secara intelektual, tetapi juga ruang untuk membangun relasi sosial yang sehat dan suportif.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui terciptanya lingkungan akademik yang mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan sosial. SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembangunan suasana belajar yang inklusif, suportif, dan berbasis nilai kebersamaan. (Kontributor: Faysa Rizqita Julianti).




