FK-KMK UGM. Program Studi Magister Ilmu Biomedik (MIB), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Workshop Dosen bertajuk “Artificial Intelligence dan Pedagogik” sebagai upaya meningkatkan kapasitas akademik dosen dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital. Workshop ini diselenggarakan pada 12 Februari 2026, bertempat di Ruang Kuliah MIB, Student Center Lantai 2 FK-KMK UGM serta melalui platform Zoom Meeting.
Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dengan menghadirkan dua narasumber ahli di bidang pendidikan dan teknologi, serta diikuti oleh dosen di lingkungan Program Studi MIB FK-KMK UGM. Pada sesi pertama, dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, M.Sc., Ph.D., Sp.A., Subsp. Neuro(K) memaparkan materi berjudul “Menavigasi Masa Depan Pendidikan Magister Biomedis: Menakar Peranan Akal Imitasi (Artificial Intelligence)”.
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa kecerdasan buatan memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, mulai dari personalisasi materi, analisis capaian belajar mahasiswa, hingga pengembangan riset berbasis data. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan dosen dalam memahami peluang sekaligus tantangan pemanfaatan teknologi ini agar dapat digunakan secara optimal dan etis dalam dunia pendidikan.
Sesi kedua dilanjutkan oleh dr. Widya Wasityastuti, M.Sc., M.Med.Ed., Ph.D., Sp.KKLP yang membawakan materi “Transformasi Pendidikan Tinggi di Era Digital: Pedagogik Modern”. Ia menyoroti perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih adaptif, interaktif, dan berpusat pada mahasiswa. Dalam konteks pendidikan kedokteran dan biomedis, pedagogik modern dinilai mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa sekaligus mendorong kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk merancang strategi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi, serta diharapkan dosen mampu mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Selain itu juga selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan lulusan yang kompeten dan mampu berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dalam upaya peningkatan kapasitas dosen serta penguatan metode pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan adaptif, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui integrasi kecerdasan buatan dalam sistem pendidikan dan riset biomedis sebagai bagian dari penguatan inovasi di era digital. (Kontributor: Dina Laksita).




