FK-KMK UGM. Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Tropis dan Program Studi Magister Ilmu Biomedis menyelenggarakan kuliah tamu dengan menghadirkan Prof. Hsiao-Chi Chuang, Ph.D. dari Taipei Medical University, Taiwan, untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai kesehatan lingkungan dan dampak pencemaran terhadap kesehatan manusia. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026, sebagai ruang pembelajaran sekaligus pertukaran perspektif akademik mengenai persoalan kesehatan yang dipengaruhi oleh paparan lingkungan.
Prof. Hsiao-Chi Chuang merupakan profesor di School of Respiratory Therapy, Taipei Medical University, dengan jabatan profesor bersama di bidang Pulmonary Medicine dan School of Public Health. Ia juga merupakan anggota TMU Research Center of Thoracic Medicine. Keahliannya mencakup toksikologi inhalasi, kedokteran lingkungan dan okupasi, penyakit pernapasan akibat lingkungan, serta epidemiologi. Pengalaman akademiknya diperkuat dengan gelar doktor di bidang Pathophysiology and Repair dari Cardiff University, Inggris.
Dalam kuliah tamu tersebut, peserta diajak memahami semakin kompleksnya hubungan antara pencemaran lingkungan dan kesehatan manusia. Pembahasan menyoroti berbagai tantangan kesehatan yang muncul akibat penyakit terkait polusi, termasuk bagaimana paparan lingkungan dapat berkontribusi terhadap perkembangan penyakit.
Persoalan tersebut menjadi penting karena dampak pencemaran tidak selalu dapat dilihat secara langsung. Paparan polutan dapat berinteraksi dengan kondisi biologis maupun faktor lain yang kemudian memengaruhi kesehatan individu dan populasi. Karena itu, pemahaman mengenai kesehatan lingkungan membutuhkan pendekatan yang tidak hanya melihat aspek klinis, tetapi juga memperhatikan sumber paparan, karakteristik lingkungan, mekanisme biologis, serta pola penyakit di masyarakat.
Topik yang disampaikan juga memiliki keterkaitan erat dengan rekam penelitian Prof. Hsiao-Chi Chuang. Berbagai kajian yang melibatkannya menunjukkan perhatian terhadap hubungan antara polusi udara dan kesehatan, khususnya kesehatan pernapasan. Penelitian tersebut antara lain membahas hubungan partikel udara dengan penyakit pernapasan serta dampak paparan polusi terhadap berbagai kondisi kesehatan.
Salah satu penelitian yang dilakukan pada 2024 mengkaji deposisi partikulat dan tingkat keparahan tuberkulosis di Taipei. Kajian tersebut memperlihatkan relevansi paparan partikulat terhadap kesehatan pernapasan dan penyakit infeksi, termasuk tuberkulosis. Penelitian lain yang melibatkan Prof. Hsiao-Chi Chuang juga mengamati paparan polutan udara di lingkungan perkotaan dan kawasan industri.
Dalam salah satu kajian yang dipublikasikan di jurnal Environmental Pollution, karakteristik partikulat halus PM2.5 dan aktivitas biologisnya dianalisis di sekitar kawasan petrokimia. Berbagai kajian tersebut memberikan gambaran bahwa pencemaran udara bukan semata persoalan kualitas lingkungan. Dampaknya dapat berkaitan erat dengan sistem pernapasan dan kesehatan manusia, sehingga diperlukan penelitian yang mampu menjelaskan hubungan antara paparan, mekanisme biologis, dan dampak kesehatan secara lebih komprehensif.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan pemahaman mengenai faktor lingkungan yang memengaruhi kesehatan. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pembelajaran bersama akademisi internasional. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diperkuat melalui pertukaran pengetahuan dan jejaring akademik antara UGM dan Taipei Medical University. (Kontributor: Fikri Wahiddinsyah).



