FK-KMK UGM. Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK-KMK UGM–RSUP Dr. Sardjito menyelenggarakan FUNESTHESIA 2026 sebagai ruang kebersamaan bagi staf pengajar dan peserta pendidikan di lingkungan Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif. Mengusung tema “Recharge, Reconnect, Rejoice – Take a Break, Make a Memory”, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 27 September 2026, di Lavana Resto, Kaliurang, Yogyakarta.
FUNESTHESIA 2026 diikuti oleh 78 peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS-1) dan 13 peserta Program Pendidikan Dokter Subspesialis (PPDS-2) dari sejumlah keseminatan, meliputi anestesiologi obstetri, terapi intensif, dan anestesiologi kardiovaskular. Kegiatan ini juga dihadiri oleh staf pengajar Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, yaitu Prof. dr. Yunita Widyastuti, M.Kes., Sp.An-TI, Subsp.An.Ped(K), Ph.D.; Dr. dr. Sudadi, Sp.An-TI, Subsp.An(K), Subsp.AR(K); Dr. dr. Juni Kurniawaty, Sp.An-TI, Subsp.An.KV(K); Dr. dr. Akhmad Yun Jufan, M.Sc., Sp.An-TI, Subsp.TI(K); Dr. dr. Djayanti Sari, M.Kes., Sp.An-TI, Subsp.An.Ped(K); dr. Dhanty Dwita Sari, Sp.An-TI; dr. Irham Hanafi, Sp.An-TI, Subsp.TI(K); serta dr. Nashiruddin, Sp.An-TI.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan peserta dan welcome drink sebelum memasuki sesi utama berupa outbound dan permainan kelompok. Aktivitas tersebut dilaksanakan dalam dua sesi yang dirancang untuk memberikan suasana berbeda dari rutinitas pendidikan dan pelayanan klinis. Peserta dan staf pengajar berkesempatan berinteraksi secara lebih santai, membangun komunikasi, serta bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai permainan yang telah disiapkan.
Suasana nonformal menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Di tengah kesibukan pendidikan dokter spesialis dan subspesialis serta tuntutan pelayanan klinis, kesempatan untuk beristirahat bersama dapat menjadi ruang untuk membangun kembali hubungan antarpeserta. Interaksi yang biasanya berlangsung dalam lingkungan klinis dan akademik kemudian diperluas melalui aktivitas rekreatif yang memungkinkan peserta maupun staf pengajar saling mengenal dalam suasana yang lebih cair.
Setelah seluruh rangkaian outbound dan permainan kelompok selesai, peserta melanjutkan kegiatan dengan waktu istirahat, salat, dan makan siang. Acara kemudian dilengkapi dengan hiburan sebelum ditutup. Rangkaian tersebut membuat FUNESTHESIA tidak hanya berfokus pada aktivitas permainan, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk menikmati waktu bersama tanpa tekanan rutinitas klinis.
FUNESTHESIA 2026 merupakan penyelenggaraan yang keempat. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda kebersamaan yang mempertemukan staf pengajar dengan peserta pendidikan di luar lingkungan klinis. Pertemuan semacam ini memberikan kesempatan untuk memperkuat interaksi yang selama proses pendidikan umumnya berlangsung dalam konteks pembelajaran, supervisi, dan pelayanan pasien.
Selain menjadi sarana rekreasi, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung penguatan capacity building di lingkungan Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif. Kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan non-klinis dapat menjadi bagian dari proses membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih baik. Hubungan profesional antara staf pengajar dan peserta didik pun diharapkan dapat berkembang dalam suasana yang tetap mendukung lingkungan pendidikan.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penyediaan ruang rekreatif yang mendukung kesejahteraan peserta dan staf pengajar. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penguatan komunikasi dan interaksi antara staf pengajar dan peserta didik sebagai bagian dari lingkungan pendidikan. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kerja sama dan kebersamaan internal di lingkungan akademik dan pelayanan kesehatan. (Kontributor: Irham H, Gilar P, Nashirudin, Hendro).



