FK-KMK UGM Tuan Rumah Pertemuan Regional ASEAN Bahas Penguatan Disaster Health Management

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada bersama ASEAN Institute for Disaster Health Management (AIDHM) menyelenggarakan pertemuan regional ASEAN yang membahas penguatan sistem kesehatan dalam penanggulangan bencana. Pertemuan regional tersebut berlangsung pada 10–12 Februari 2026 di Ruang Kantor Pusat Tata Usaha (KPTU) FK-KMK UGM dan dihadiri oleh perwakilan negara anggota ASEAN, ASEAN Secretariat, AHA Centre, AIDHM Secretariat, Japan International Cooperation Agency (JICA), serta tim ARCH Project.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian ARCH Regional Consultation Meeting with JICA Detailed Planning Survey Team for the Preparation of the ARCH Plus Project. Forum konsultasi ini bertujuan untuk meninjau perkembangan implementasi ARCH Project Phase 2 sekaligus mempersiapkan langkah strategis menuju program lanjutan, yaitu ARCH Plus Project. Selama ini, ARCH Project yang didukung oleh Japan International Cooperation Agency telah berperan dalam memperkuat kapasitas regional di bidang disaster health management melalui pengembangan berbagai program pelatihan, penguatan mekanisme koordinasi lintas negara, serta peningkatan kolaborasi akademik di kawasan ASEAN.

Dalam beberapa tahun terakhir, program tersebut menjadi salah satu inisiatif penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan sistem kesehatan di kawasan yang rentan terhadap berbagai jenis bencana, baik bencana alam maupun kedaruratan kesehatan masyarakat. Melalui berbagai kegiatan pelatihan dan kerja sama regional, ARCH Project berupaya membangun kapasitas sumber daya manusia kesehatan agar mampu merespons situasi darurat secara cepat, terkoordinasi, dan berbasis sistem.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, pada tanggal 12 Februari 2026 juga diselenggarakan pertemuan Second Meeting of the AIDHM Board of Directors. Pertemuan ini membahas sejumlah agenda strategis terkait arah pengembangan AIDHM menjelang dimulainya ARCH Plus Project yang direncanakan berlangsung pada akhir tahun 2026. Dalam diskusi tersebut, para peserta membahas penguatan struktur sekretariat AIDHM, pembentukan kelompok kerja regional, serta pengembangan kegiatan akademik yang melibatkan jejaring ASEAN Academic Network on Disaster Health Management (AANDHM).

Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya penguatan sistem kesehatan yang mampu merespons kondisi darurat dan bencana secara efektif, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kegiatan akademik serta pelatihan bagi tenaga kesehatan dalam bidang disaster health management. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kerja sama antara institusi akademik, organisasi regional ASEAN, serta mitra pembangunan internasional dalam meningkatkan kapasitas kesehatan kawasan. (Kontributor: Muhammad Imam Muttaqiin).