FK-KMK UGM Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Pelayanan melalui RKT Obstetri dan Ginekologi

FK-KMK UGM. Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Rapat Kerja Tahunan (RKT) 2026 untuk memperkuat kualitas pendidikan, pelayanan klinis, dan riset. Kegiatan ini menjadi wadah evaluasi capaian kinerja sekaligus perumusan rencana aksi guna menjawab tantangan di bidang pendidikan kedokteran dan layanan kesehatan reproduksi. Rapat kerja dilaksanakan pada 27–28 Februari 2026 di Hotel Grand Artos, Magelang, dengan mengusung tema Strategi Penguatan SDM Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan, Pelayanan, dan Riset.

Rapat kerja ini diikuti oleh dosen, peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan subspesialis, serta tenaga kependidikan di lingkungan Departemen Obstetri dan Ginekologi. Kegiatan dirancang sebagai ruang konsolidasi internal untuk memperkuat sinergi, menyelaraskan visi, serta merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan institusi dan masyarakat.

Pada hari pertama, pembahasan difokuskan pada perencanaan pengembangan sumber daya manusia (SDM) baik jangka pendek maupun jangka panjang. Diskusi menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi dosen, regenerasi kepemimpinan akademik, penguatan budaya riset, serta pengembangan kolaborasi lintas disiplin sebagai bagian dari penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Peserta juga mengikuti sesi review capaian kinerja tahun 2025 yang memaparkan indikator keberhasilan di bidang pendidikan, pelayanan klinis, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Sesi ini dilanjutkan dengan sosialisasi Target Capaian Kinerja (TCK) yang membuka ruang dialog terkait tantangan dan peluang pengembangan departemen.

Memasuki hari kedua, agenda berfokus pada pengembangan kurikulum dan tata kelola pendidikan. Diskusi mengenai kurikulum program studi spesialis dan subspesialis menekankan perlunya penyesuaian terhadap dinamika kebijakan pendidikan kedokteran serta kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang. Penguatan standar pendidikan menjadi salah satu prioritas untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan tuntutan sistem kesehatan.

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi diskusi dan motivasi bersama Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Ph.D., Sp.OG(K), Subsp.Obginsos, yang menekankan pentingnya kepemimpinan transformasional dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan global. Pada sesi sarasehan yang berlangsung di malam hari, peserta membahas secara komprehensif isu strategis terkait pelayanan klinis, mutu pendidikan, publikasi ilmiah, serta penguatan SDM.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pelayanan kesehatan ibu dan reproduksi yang berkualitas, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan mutu pendidikan dokter spesialis dan subspesialis yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan budaya riset dan pengembangan inovasi di bidang kesehatan reproduksi yang berbasis kolaborasi lintas disiplin. (Kontributor: Munjayati).