FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada melalui Departemen Fisiologi bekerja sama dengan Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia (IAIFI) cabang Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Penyusunan Petunjuk Praktikum Fisiologi Sistem Endokrin. Kegiatan ini berlangsung pada 11–12 September 2025 di Gedung Radiopoetro Lantai 5, FK-KMK UGM.
Workshop ini diadakan untuk meningkatkan kapasitas dosen dan tenaga pengajar dalam menyusun petunjuk praktikum fisiologi yang efektif, menarik, dan relevan dengan perkembangan ilmu biomedis. Melalui kegiatan ini, FK-KMK UGM berupaya memperkuat mutu pembelajaran di bidang fisiologi, khususnya dalam sistem endokrin yang menjadi salah satu topik fundamental bagi pendidikan kedokteran dan kesehatan.
Peserta workshop terdiri dari dosen dan calon dosen dari berbagai institusi pendidikan kesehatan di Indonesia. Selama dua hari, mereka mengikuti serangkaian kegiatan yang meliputi kuliah, diskusi, praktik menulis petunjuk praktikum, dan hands-on pembelajaran. Narasumber kegiatan ini yaitu Dr. dr. Sri Lestari Sulistyo Rini, M.Sc.; dr. R. Jajar Setiawan, M.Sc., Ph.D.; serta dr. Widya Wasityastuti, M.Sc., M.Med.Ed., Ph.D., yang memberikan materi mengenai konsep fisiologi sistem endokrin, desain pembelajaran praktikum, hingga teknik penyusunan petunjuk yang sesuai dengan standar kurikulum pendidikan kedokteran.
Pada hari kedua, peserta berkesempatan mempresentasikan hasil rancangan petunjuk praktikum mereka serta memberikan umpan balik terhadap hasil kelompok lain. Melalui metode ini, kegiatan tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi, kreativitas, dan kemampuan evaluatif dalam mengembangkan perangkat ajar yang berkualitas. Departemen Fisiologi juga menyediakan fasilitas pendukung seperti materi cetak dan digital, seminar kit, sesi hands-on, konsumsi, dan sertifikat bagi seluruh peserta.
Workshop ini diharapkan mampu menghasilkan rancangan petunjuk praktikum sistem endokrin yang lebih inovatif, efisien, dan mudah diaplikasikan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam peningkatan kualitas pendidikan biomedis di Indonesia serta memperkuat peran FK-KMK UGM sebagai pelopor inovasi dalam pendidikan kedokteran.
Sebagai bentuk dukungan terhadap SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan meningkatkan kompetensi pendidik dalam bidang kesehatan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan mendorong pengembangan metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis praktik. Kolaborasi antara FK-KMK UGM dan IAIFI juga mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antar lembaga pendidikan dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia di bidang kesehatan. (Kontributor: Tammim Lana Bil Khoir).




