FK-KMK UGM Tingkatkan Kompetensi Peneliti Lewat Pelatihan Identifikasi dan Manajemen Kultur Tungau Debu Rumah

FK-KMK UGM. Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan In-House Training bertajuk “Identifikasi dan Manajemen Kultur Tungau Debu Rumah” untuk meningkatkan kapasitas teknis dan akademik di bidang biomedis dan parasitologi. Pelatihan ini digelar setiap Kamis pada tanggal 17 dan 24 April serta 8 dan 15 Mei 2025 di Laboratorium Parasitologi, Gedung A, Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini diikuti oleh tiga peserta dari Departemen Parasitologi FK-KMK UGM, yaitu drh. Kharisma Dewi, MPH., dr. Josephine Diony Nanda, Ph.D., dan dr. Alfin Harjuno, M.Sc., sebagai upaya penguatan kompetensi laboratorium dan pengembangan riset biomedis.

Pelatihan ini dipandu oleh Dr. Dra. RR. Upiek Ngesti W. Astuti, B.Sc., DAP&E., M.Biomed., dengan pendekatan interaktif yang memadukan teori dan praktik laboratorium. Fokus kegiatan mencakup pemahaman biologi dan ekologi tungau debu rumah, khususnya Dermatophagoides pteronyssinus dan Dermatophagoides farinae, teknik identifikasi mikroskopis spesies tungau, serta pembiakan dan pemeliharaan kultur tungau di laboratorium. Selain itu, peserta juga dilatih menyusun standar operasional prosedur (SOP) untuk pengelolaan kultur tungau sebagai bahan diagnosis dan produksi antigen.

Metode pelatihan yang diterapkan menggabungkan kuliah interaktif, praktikum laboratorium, dan sesi evaluasi serta diskusi. Peserta dibimbing langsung dalam teknik pengambilan sampel, persiapan pakan, dan pemeliharaan kultur tungau, sekaligus diminta melakukan presentasi hasil praktik sebagai bagian dari penilaian akhir. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong kemampuan analisis dan kolaborasi dalam konteks penelitian akademik.

Pelaksanaan in-house training ini selaras dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan mendorong pengembangan penelitian yang mendukung kesehatan masyarakat, serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan pendidikan laboratorium dan transfer pengetahuan bagi tenaga akademik dan peneliti muda.

Pelatihan ini  merupakan bentuk FK-KMK UGM dalam memperkuat kompetensi peneliti dan mahasiswa melalui pembelajaran berbasis laboratorium. Program ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem riset biomedis, meningkatkan kualitas penelitian parasitologi, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu kesehatan di Indonesia. (Kontributor: Kharisma Dewi).