FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) dalam rangka pembukaan Program Studi Subspesialis Anak di UNS. Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu (21/01) bertempat di Ruang Eksekutif, Gedung Pusat FK-KMK UGM.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM, dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D., menyampaikan bahwa kolaborasi antara FK-KMK UGM dan FK UNS telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan program studi spesialis maupun subspesialis, khususnya dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan nasional. Ia menekankan bahwa pembentukan program studi subspesialis memerlukan kesiapan yang baik, mulai dari sumber daya manusia, kurikulum, hingga pemenuhan jumlah dan variasi kasus klinis sebagai bagian dari proses pendidikan.
“Tentu saja terkait dengan sumber daya manusia, kurikulumnya, atau mungkin jumlah kasus yang harus dibagi, dan tentunya yang berkaitan dengan pembentukan program studi subspesialis ini,” ujar dr. Hamim. Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas universitas dan rumah sakit pendidikan di seluruh Indonesia, sejalan dengan kebijakan nasional dan arah pembangunan kesehatan yang selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. dr. Muhammad Riza Sp.A, Subsp.HO(K), M.Kes., selaku Penanggung Jawab Pendirian Calon Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak FK UNS, memaparkan bahwa FK UNS memperoleh mandat untuk membuka sejumlah program studi spesialis dan subspesialis. Ia menyampaikan bahwa FK-KMK UGM ditunjuk sebagai perguruan tinggi pendamping dalam pendirian Program Studi Subspesialis Anak, sehingga peran pembinaan dan pendampingan akademik menjadi sangat penting.
Diskusi antara kedua institusi mencakup pembahasan persyaratan pendirian program studi, kesiapan akademik, serta mekanisme pendampingan yang akan dijalankan. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan peninjauan langsung ke Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak FK-KMK UGM. Selain Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak, FK-KMK UGM juga mendampingi pembukaan Program Studi Subspesialis Obstetri dan Ginekologi, Subspesialis Ilmu Bedah, Spesialis Patologi Anatomi, Spesialis Ilmu Kesehatan Mata, serta Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer di FK UNS.
Kegiatan studi banding ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan ketersediaan tenaga medis subspesialis yang kompeten, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan pendidikan kedokteran spesialis dan subspesialis yang bermutu, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antarinstitusi pendidikan dan rumah sakit dalam membangun sistem kesehatan nasional yang berkelanjutan. (Humas/Sitam).



