FK-KMK UGM Terima Kunjungan Queen’s University Belfast terkait Kerja Sama Pendidikan

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan Professor Christine Brown Wilson, dari School of Nursing and Midwifery, Queen’s University Belfast. Kunjungan dilaksanakan di Ruang Dekan, Gedung Pusat FK-KMK UGM, pada Selasa (7/4/2026). Pertemuan tersebut membahas tentang potensi kerja sama pendidikan di bidang keperawatan dalam rangka British Council Grant.

Dalam pertemuan tersebut, hadir tim dari FK-KMK UGM, antara lain Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM, dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D serta pengajar dari Keperawatan, yaitu Dr. Sri Mulyani, S.Kep., Ns., M.Ng; Azam David Saifullah, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D; dan Melyza Perdana, S.Kep., Ns., M.S. Kedua pihak universitas saling berbagi visi ke depan terkait kerja sama pendidikan.

Menilik beberapa kerja sama sebelumnya di bidang pendidikan, dr. Hamim menyebutkan peluang kerja sama yang berpotensi antara kedua universitas antara lain program double degree Keperawatan FK-KMK UGM dan Queen’s University Belfast.  “Tujuan kami memperluas lingkup pendidikan melalui kerja sama universitas global adalah untuk mendorong mahasiswa kami belajar ke luar negeri dan mendapatkan pengalaman baru dari lingkungan baru, serta perspektif pengetahuan yang baru,” kata dr. Hamim.

Professor Christine menambahkan, peluang kerja sama turut diaplikasikan melalui program bersama Master Keperawatan. Pihaknya juga menyambut positif pada peluang kerja sama di bidang riset demensia atau pendidikan translasional.

“Kami siap untuk membawa ilmu baru ke Indonesia dan bermanfaat bagi masyarakat dengan lebih banyak sumber daya yang tersedia untuk merealisasikannya,” ujar Professor Christine.

Kerja sama antara FK-KMK UGM dan Queen’s University Belfast menjadi bagian dari upaya fakultas dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera; SDG 4: Pendidikan Berkualitas; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kemitraan global ini dapat meningkatkan akses terhadap pendidikan dan inovasi mendatang di bidang keperawatan, yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan di Indonesia pada masa depan. (Penulis: Citra/Humas).