FK-KMK UGM Terima Kunjungan Edukasi UNIDA Gontor di Museum Anatomi

FK-KMK UGM. Museum Anatomi Departemen Anatomi FK-KMK UGM menerima kunjungan edukasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa dan tenaga pendidik mengenai struktur anatomi manusia melalui pendekatan visual dan praktis. Kunjungan edukasi tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 di Museum Anatomi FK-KMK UGM, Yogyakarta.

Rombongan dari Universitas Darussalam Gontor disambut oleh tim Departemen Anatomi FK-KMK UGM, yaitu Wiwit Ananda W S, S.Keb., M.Sc. dan dr. Ratih Yuniartha, Ph.D., yang memandu seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan diawali dengan sesi pengenalan museum yang menjelaskan sejarah berdirinya Museum Anatomi, fungsi edukatifnya, serta perannya sebagai sarana pembelajaran berbasis koleksi spesimen anatomi manusia. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan gambaran mengenai pentingnya pemanfaatan media pembelajaran yang konkret dalam mendukung pemahaman konsep dasar kedokteran.

Selanjutnya, peserta diajak berkeliling museum untuk mengamati secara langsung berbagai koleksi yang tersedia. Koleksi tersebut meliputi preparat organ tubuh manusia hingga representasi sistem organ yang disusun secara sistematis dan edukatif. Melalui observasi langsung ini, mahasiswa dan tenaga pendidik memperoleh pengalaman belajar yang lebih mendalam dibandingkan dengan pembelajaran teoritis semata. Penjelasan yang diberikan juga mencakup hubungan antara struktur anatomi dengan fungsi fisiologis, sehingga peserta dapat memahami keterkaitan antar sistem dalam tubuh manusia secara komprehensif.

Dalam kegiatan ini, peserta menggali lebih jauh mengenai teknik preparasi spesimen, metode pembelajaran anatomi, serta relevansi pemahaman anatomi dalam praktik klinis. Pihak Universitas Darussalam Gontor menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan oleh FK-KMK UGM dalam memfasilitasi kegiatan edukatif ini. Kunjungan ini dinilai memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran anatomi di institusi asal peserta.

Kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan pengalaman pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan berbasis praktik langsung, SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan melalui penguatan peran institusi pendidikan dalam membangun masyarakat yang sadar kesehatan dan memiliki literasi ilmiah yang baik sebagai bagian dari ekosistem kota yang berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antar institusi pendidikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kapasitas akademik. (Kontributor: Muhammad Yusuf Choirul).