FK-KMK UGM Terima Dua Mahasiswa VU Amsterdam untuk Riset Tesis Master

FK-KMK UGM. Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM menerima dua mahasiswa dari Vrije Universiteit Amsterdam (VU Amsterdam), Belanda, untuk melaksanakan riset tesis program master sebagai bagian dari pengembangan pengalaman akademik dan penelitian dalam lingkungan internasional. Kegiatan riset tersebut berlangsung selama September 2026 hingga Maret 2027 di Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM dengan melibatkan mahasiswa, dosen, peneliti, serta tenaga laboratorium dalam rangkaian kegiatan penelitian.

Dua mahasiswa tersebut, Safae Al Amri dan Tabarek Aziz, menjalankan penelitian di bawah bimbingan Dr. drh. Pamungkas Bagus Satriyo, Ph.D. dan Dr. Sci. Apt. Beni Lestari, M.Bio.Sci. Selama berada di FK-KMK UGM, keduanya mengikuti rangkaian kegiatan riset yang disusun untuk mendukung penyelesaian tesis master sekaligus memberikan pengalaman langsung mengenai proses dan metodologi penelitian di bidang farmakologi dan terapi.

Kehadiran mahasiswa dari VU Amsterdam turut memperkaya suasana akademik di lingkungan Departemen Farmakologi dan Terapi. Interaksi selama pelaksanaan penelitian menjadi ruang untuk mempertemukan pengalaman dan pendekatan riset dari dua lingkungan pendidikan tinggi yang berbeda. Tidak hanya mahasiswa, proses tersebut juga melibatkan dosen, peneliti, dan tenaga laboratorium sehingga pertukaran pengetahuan dapat berlangsung dalam kegiatan akademik sehari-hari.

Mobilitas akademik semacam ini memberikan pengalaman yang lebih luas bagi mahasiswa dalam memahami penelitian di lingkungan internasional. Selama menjalani riset, Safae dan Tabarek memperoleh kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan lingkungan akademik dan laboratorium di Indonesia. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang melengkapi pendidikan yang mereka tempuh di VU Amsterdam.

Pelaksanaan riset tesis di FK-KMK UGM juga memperlihatkan bagaimana lingkungan akademik dapat menjadi ruang pembelajaran lintas negara. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam menjalankan penelitian, tetapi juga berkesempatan mengenal lingkungan kerja akademik dan laboratorium yang memiliki konteks berbeda dari institusi asalnya. Pada saat yang sama, kehadiran mahasiswa internasional memberikan kesempatan bagi sivitas akademika Departemen Farmakologi dan Terapi untuk berinteraksi serta berbagi pengalaman penelitian.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 4 Pendidikan Berkualitas karena mendukung pengalaman pendidikan dan penelitian melalui mobilitas akademik internasional. SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pembelajaran dan penelitian di bidang kesehatan. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dan pertukaran akademik lintas negara. (Kontributor: Nimas Bella Puspita).