FK-KMK UGM Sosialisasikan Hibah Damas Penelitian 2026 untuk Perkuat Riset Dosen

FK-KMK UGM. Tim Urusan Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM bersama Tim Panitia Hibah Damas Penelitian kembali menyelenggarakan Sosialisasi Hibah Damas Masyarakat (Damas) Penelitian Tahun 2026 sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas riset dosen. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (06/01), dan diikuti oleh dosen serta peneliti di lingkungan FK-KMK UGM sebagai calon pengusul hibah penelitian.

Sosialisasi Hibah Damas Penelitian 2026 bertujuan untuk menyebarluaskan informasi terkait skema hibah, persyaratan, serta mekanisme pengajuan proposal penelitian yang mulai dibuka melalui Sistem Informasi Akademik Terintegrasi Universitas Gadjah Mada (Simaster UGM). Melalui hibah ini, FK-KMK UGM berharap dapat memfasilitasi dosen dalam mengembangkan penelitian di bidang kesehatan maupun multidisiplin terkait, sekaligus mendorong lahirnya luaran riset berupa publikasi ilmiah dan inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM, Prof. Dr. dr. Lina Choridah, Sp.Rad.(K), yang sekaligus menyampaikan pengantar mengenai Peta Jalan Penelitian FK-KMK UGM 2016–2025. Dalam paparannya, beliau menegaskan pentingnya keselarasan topik penelitian dosen dengan arah pengembangan riset fakultas agar kontribusi akademik yang dihasilkan semakin berdampak dan berkelanjutan.

Materi selanjutnya mengenai persyaratan pengajuan hibah serta panduan penyusunan proposal disampaikan oleh dr. Rusdy Ghazali Malueka, Sp.N., Subsp.N.Onk(K), Ph.D. Penjelasan ini mencakup aspek substansi proposal, kesesuaian dengan tema penelitian, serta penekanan pada kebaruan dan manfaat hasil riset. Sementara itu, pemaparan teknis terkait alur dan langkah pengunggahan proposal melalui Simaster UGM disampaikan oleh Sunandar Hariyanto, S.T., M.Eng. dari Bagian Teknologi Informasi FK-KMK UGM.

Pada penyelenggaraan Hibah Damas Penelitian Tahun 2026, terdapat pembaruan mekanisme seleksi, yakni tidak lagi melalui tahap presentasi proposal secara langsung. Ketua peneliti diminta untuk menyiapkan rekaman video presentasi berdurasi maksimal 10 menit yang diunggah bersamaan dengan proposal melalui Simaster UGM. Mekanisme ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses seleksi sekaligus mendorong peneliti menyampaikan gagasan riset secara ringkas, jelas, dan komunikatif.

Melalui sosialisasi ini, FK-KMK UGM menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem penelitian dosen yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada pemecahan masalah kesehatan masyarakat. Hibah Damas Penelitian 2026 diharapkan menjadi instrumen strategis untuk memperluas kontribusi akademik FK-KMK UGM dalam pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan Sosialisasi Hibah Damas Penelitian 2026 sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui dukungan terhadap penelitian kesehatan yang berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan penguatan kapasitas riset dosen sebagai bagian dari pendidikan tinggi bermutu, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi riset dan sistem penelitian yang adaptif, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan mendorong kolaborasi multidisiplin dan sinergi antarpeneliti di lingkungan FK-KMK UGM. (Kontributor: Guntari Maryastuti).