FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan Uji Kompetensi Nasional Kedokteran Keluarga Layanan Primer (UKOM KKLP) sebagai bagian dari upaya penjaminan mutu lulusan dokter spesialis kedokteran keluarga layanan primer. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan FK-KMK UGM dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan serta profesi kedokteran. Pelaksanaan uji kompetensi nasional tersebut berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026, di Yogyakarta.
Uji kompetensi ini diikuti oleh sebanyak 18 residen yang berasal dari tiga institusi pendidikan kedokteran di Indonesia. Peserta terdiri atas delapan residen dari Universitas Indonesia, tujuh residen dari Universitas Gadjah Mada, dan tiga residen dari Universitas Padjadjaran. Seluruh rangkaian ujian dilaksanakan dengan mengacu pada standar nasional yang telah ditetapkan oleh kolegium, guna memastikan kesetaraan mutu dan objektivitas penilaian kompetensi lulusan.
Pelaksanaan UKOM KKLP turut melibatkan tim pewawancara dan penguji dari berbagai unsur strategis. Tim tersebut terdiri atas perwakilan Kolegium Kedokteran Keluarga, Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Indonesia (PDSKKI), perwakilan wahana pendidikan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan rumah sakit, serta dosen penguji dari institusi pendidikan. Keterlibatan lintas institusi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kredibilitas, transparansi, dan kualitas uji kompetensi nasional.
Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, FK-KMK UGM menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan kedokteran yang berkomitmen pada penguatan sistem pendidikan spesialis, khususnya dalam bidang kedokteran keluarga layanan primer. Dokter keluarga memiliki peran strategis dalam sistem kesehatan nasional karena menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan primer yang komprehensif, berkesinambungan, dan berorientasi pada kebutuhan keluarga serta komunitas.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya menjamin ketersediaan tenaga dokter keluarga yang kompeten dan berkualitas untuk pelayanan kesehatan primer. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan memastikan standar evaluasi dan capaian pembelajaran lulusan pendidikan kedokteran spesialis terlaksana secara objektif, akuntabel, dan berkelanjutan. (Kontributor: Fitria Yumilatifah, Editor: Yogi Fitriadi).




