FK-KMK UGM. Departemen Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka acara International Flow Cytometry Symposium & Workshop pada Rabu (14/1/2026). Rangkaian acara ini dilaksanakan selama dua hari, 14-15 Januari 2026, di Auditorium FK-KMK UGM. Kegiatan dihadiri oleh hampir 100 peserta dari lintas profesi, antara lain dokter spesialis patologi klinik, dokter spesialis patologi anatomi, dokter spesialis anak, dokter spesialis ilmu penyakit dalam, mahasiswa pascasarjana, dan para peneliti dari berbagai wilayah di Indonesia.
Ketua Departemen Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Periode 2021-2026, Dr. dr. Tri Ratnaningsih, M.Kes., Sp.PK, Subsp. H.K. (K), Subsp. B.D.K.T. (K), dalam sambutannya mengungkapkan bahwa simposium ini dirancang untuk menyajikan topik yang penting, mutakhir, menarik, dan aplikatif di bidang sitometri, guna mendukung pelayanan klinik, riset, dan pengembangan ilmu di Indonesia.
“Semoga dua hari ini memberikan manfaat yang nyata bagi kita semua untuk mengembangkan layanan riset dan sitometri yang unggul di Indonesia,” ujar dr. Tri.
Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM, Prof. Dr. dr. Lina Choridah, Sp.Rad(K), turut menyampaikan bahwa flow cytometry adalah alat teknologi terkini yang sangat bermanfaat dalam menganalisis sel, termasuk untuk mendiagnosis leukemia. Prof. Lina berharap, para peserta dapat bersama-sama belajar dan memperbarui ilmu di bidang sitometri.
“Kami berharap, pertemuan ini selain menjadi ajang belajar, juga menjadi ajang untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi antara berbagai layanan kesehatan dan meningkatkan layanan kesehatan di bidang patologi klinik,” harap Prof. Lina.
Rangkaian kegiatan pada hari pertama diisi oleh beberapa materi simposium dari pembicara nasional maupun internasional. Pada sesi pertama, Dr. Paul Edward Hutchinson dari NUS Singapura menyampaikan materi terkait Basics of Flow Cytometry & Immunofluorescence for Flow Cytometry dan Introduction to Spectral Flow Cytometry. Keefe Chee, PhD dari PT Becton Dickinson Indonesia – PT Biogen Scientific turut memaparkan penjelasan mengenai Industrial Sympo – Image cytometry (TBD). Sementara itu, Prof. David Westerman dari Peter MacCallum Cancer Centre Australia menyampaikan materi tentang Acute Leukemia Immunophenotyping dan Minimal Residual Disease Monitoring.
Hadir pula pemateri dari RS Kanker Dharmais, Dr. dr. Agus Susanto Kosasih, SpPK(K), MARS dan Dr. dr. Lyana Setiawan, SpPK(K)., yang memberikan pemaparan terkait Leukemia & Lymphoma Phenotyping in Indonesia dan Circulating Tumor Cells. Stefanus Denny Yahya dari PT Beckman Coulter Life Science turut menyampaikan materi mengenai Industrial Sympo – Spectral Flow Cytometry Meets Modularity.
Pada hari kedua, Paresh Jain, MD selaku Associate Director Clinical Solutions Platform membuka sesi dengan menyampaikan pengetahuan tentang analisis data, dilanjutkan pemaparan mengenai CAR-T manufacturing and Quality Control oleh Dimas Ramadhian, MBiomed dari Advisains – Miltenyi Biotec. Sesi berlanjut pada tiga workshop yang dilakukan secara paralel dengan berbagai topik, antara lain leukemia, limfoma, pengukuran sel-T dalam penyakit menular, hingga siklus sel dan apoptosis. Selain simposium dan workshop, rangkaian acara ini juga menyelenggarakan presentasi oral dan poster.
International Flow Cytometry Symposium & Workshop merupakan salah satu upaya FK-KMK UGM dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Rangkaian kegiatan tersebut mendorong inovasi dan akses terhadap pendidikan mengenai sitometri. Kegiatan ini juga mendukung peningkatan kapasitas para dokter, mahasiswa, dan peneliti untuk terus mengembangkan pengetahuan dan penelitian di bidang patologi klinik. (Penulis: Citra/Humas).



