FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO) dan Pusat Epidemiologi dan Biostatistik Unit (CEBU), berhasil menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Panti Asuhan Ash-Shiddiqiyah, Kulon Progo, Yogyakarta pada Selasa (11/03). Kegiatan ini mengangkat tema “Efektivitas Edukasi Kesehatan, terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Tentang Penyakit dan Pencegahan Kecacingan pada Anak dan Remaja di Panti Asuhan Ash-Shiddiqiyah dan Sekitarnya,” dengan tujuan memberikan edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi anak-anak dan remaja di panti asuhan dan sekitarnya.
Edukasi kesehatan disampaikan melalui berbagai metode menarik, termasuk diskusi interaktif dengan Pemateri yang dalam hal ini oleh Dr. dr. RR. Ratni Indrawanti, Sp.A(K), pemutaran video, dan permainan interaktif. Dengan pendekatan ini, peserta diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif dan memahami pentingnya pencegahan penyakit, khususnya Pencegahan Penyakit Kecacingan. Acara ini dihadiri oleh Direktur CEBU, Prof. dr. Jarir At Thobari, D.Pharm., Ph.D., Sekretaris CEBU dr. Dhite Bayu Nugroho, M.Sc, Ph.D., Dr. dr. RR. Ratni Indrawanti, Sp.A(K), Selain itu, turut hadir Dr. Dra. Retna Siwi Padmawati, M.A., dan segenap keluarga besar PKKA-PRO dan CEBU FK-KMK UGM.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang kesehatan, tetapi juga sejalan dengan beberapa tujuan SDGs, khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan meningkatkan kesadaran tentang pencegahan penyakit, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyampaian informasi yang bermanfaat. Selain itu juga selaras dengan SDG 2: Tanpa Kelaparan dengan memberikan makanan bergizi kepada anak-anak yang membutuhkan, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Melalui kegiatan ini, terdapat upaya untuk memperkenalkan dan memanfaatkan teknologi serta inovasi dalam dunia kesehatan, seperti pemutaran video edukatif yang dapat diakses lebih luas, serta pendekatan digital dalam menyampaikan informasi penting terkait pencegahan penyakit kecacingan. Inovasi dalam cara menyampaikan informasi melalui berbagai metode ini dapat membantu meningkatkan kualitas pengajaran kepada anak-anak dan remaja di panti asuhan. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Kontributor: Dhimas Sholikhul Huda/ Editor: Sitam).