FK-KMK UGM. Dosen Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, dr. Zaenal Muttaqien Sofro, yang berkolaborasi dengan tim peneliti lintas departemen dan berskala internasional. Kegiatan ilmiah ini terwujud dalam bentuk publikasi artikel berjudul “Bioinformatic and genomic analysis identifies C allele of APOE rs7412 as the most prominent variant limiting extreme human longevity”, yang dipublikasikan pada 1 Juli 2025 di jurnal Scientific Reports (Nature Publishing Group), sebuah jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus. Publikasi ini menjadi rujukan penting bagi Departemen Fisiologi FK-KMK UGM karena membahas topik riset penuaan dan fisiologi molekuler yang semakin relevan bagi pengembangan ilmu dan kebijakan kesehatan.
Artikel penelitian tersebut menginvestigasi ribuan varian genetik yang diduga memengaruhi kemampuan manusia mencapai usia sangat lanjut. Melalui analisis Genome-Wide Association Study (GWAS) dan pendekatan bioinformatika lanjutan, tim peneliti memulai telaah dari lebih dari 2.800 varian terkait umur panjang dan memperluas cakupan menjadi lebih dari 34.000 varian yang berasosiasi dengan lebih dari dua ribu gen. Proses prioritisasi yang ketat mengungkap bahwa varian APOE rs7412-C muncul sebagai penanda genetik paling kuat yang berkaitan dengan rendahnya peluang individu mencapai umur ekstrem. Temuan ini sekaligus menegaskan keterlibatan faktor genetik dalam proses penuaan serta membuka pemahaman baru terhadap risiko biologis penyakit degeneratif pada kelompok usia lanjut.
Penelitian sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan strategi medis preventif dan pendekatan precision medicine untuk mendukung penuaan sehat. SDG 4: Pendidikan Berkualitas, publikasi ini memperkuat kapasitas akademik Departemen Fisiologi FK-KMK UGM melalui peningkatan literatur ilmiah yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Selain itu, penelitian ini mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur karena menunjukkan pemanfaatan teknologi genomik dan analisis big data sebagai fondasi inovasi kesehatan modern. Serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan adanya kolaborasi antar institusi. (Kontributor: Wisnu Eka Wardana).




