FK-KMK UGM. Program Pendidikan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada berpartisipasi dalam ajang ilmiah nasional JAKDERM 2026 Free Paper Competition. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, dan diikuti oleh dokter serta residen dermatologi dan venereologi dari berbagai institusi pendidikan di Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, dr. Cut Aigia Wulan Safitri, dr. Annisa Maharani, dan dr. Joko Santosa mewakili FK-KMK UGM, dengan dr. Cut Aigia Wulan Safitri berhasil meraih penghargaan Runner Up pada kategori Case Report. JAKDERM 2026 merupakan forum ilmiah bergengsi yang menjadi wadah presentasi karya ilmiah terbaik, baik dalam bentuk penelitian maupun laporan kasus klinis. Melalui kompetisi free paper, peserta dituntut untuk menyajikan kajian secara sistematis, berbasis bukti ilmiah, serta mampu mempertahankan argumentasi klinis di hadapan dewan juri yang terdiri atas para pakar dermatologi dan venereologi. Proses seleksi yang ketat mencerminkan standar akademik yang tinggi dalam penilaian kualitas karya ilmiah.
Keikutsertaan para residen DVE FK-KMK UGM dalam kompetisi ini menjadi bagian dari strategi pembinaan kapasitas akademik yang terintegrasi dengan praktik klinis. Penyusunan laporan kasus tidak hanya menekankan aspek deskriptif, tetapi juga analisis patofisiologi, pendekatan diagnostik, pertimbangan diagnosis banding, hingga rasionalitas tata laksana. Capaian prestasi sebagai Runner Up menunjukkan kualitas pembimbingan akademik serta kesiapan residen dalam berkompetisi di tingkat nasional.
Kegiatan ini mendukung SDG: 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penguatan kapasitas akademik, riset klinis, dan kompetensi ilmiah residen dalam forum nasional. SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera tercermin dalam kontribusi pengembangan ilmu dermatologi dan venereologi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (Kontributor: Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi, Widya Khairunnisa Sarkowi).



