FK-KMK UGM Perkuat Pembelajaran Kedokteran Keluarga melalui Diskusi Pengalaman Stase

FK-KMK UGM. Program Studi Kedokteran Keluarga Layanan Primer (KKLP) menyelenggarakan Presentasi dan Diskusi Pengalaman selama Stase Puskesmas dan Rumah Sakit bersama Prof. David Weller untuk memperkuat proses pembelajaran dan pengembangan pendidikan kedokteran keluarga. Kegiatan yang berlangsung pada April 2026 untuk membagikan pengalaman selama menjalani stase di fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus mendiskusikan penerapan prinsip kedokteran keluarga dalam berbagai konteks pelayanan.

Pengalaman tersebut juga mencakup proses berkolaborasi dengan berbagai tenaga kesehatan. Peserta didik diajak melihat bahwa pelayanan yang komprehensif dan berkesinambungan tidak hanya bergantung pada kemampuan klinis seorang dokter, tetapi juga membutuhkan komunikasi dan kerja sama antarprofesi. Pengalaman selama stase menjadi bahan refleksi untuk memahami bagaimana pelayanan kesehatan diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Setelah sesi presentasi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama Prof. David Weller. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan mengangkat berbagai aspek pelayanan kesehatan primer dan rumah sakit. Pembahasan mencakup peran dokter keluarga dalam sistem kesehatan, pentingnya kesinambungan pelayanan pasien, serta pendekatan pelayanan yang menempatkan pasien dan keluarga sebagai bagian penting dalam proses pengambilan keputusan.

Pengalaman yang diperoleh peserta didik selama berada di fasilitas pelayanan kesehatan tidak berhenti sebagai pengalaman praktik, tetapi dapat menjadi bahan untuk mengevaluasi proses pembelajaran sekaligus memahami berbagai persoalan yang muncul dalam pelayanan. Dengan demikian, peserta didik memiliki kesempatan untuk menghubungkan pengalaman klinis dengan konteks pelayanan kesehatan yang lebih luas.

Kehadiran Prof. David Weller memberikan perspektif tambahan bagi peserta didik melalui pertukaran pengalaman dan pengetahuan di bidang kedokteran keluarga. Diskusi mendorong peserta didik untuk melihat pelayanan kesehatan tidak hanya dari sisi klinis, tetapi juga dari perspektif sistem kesehatan, kebutuhan pasien, keluarga, serta komunitas yang menjadi bagian dari lingkungan pelayanan.

Pembelajaran semacam ini penting dalam pendidikan kedokteran keluarga karena dokter tidak hanya dituntut untuk memahami kondisi kesehatan individu, tetapi juga melihat pasien dalam konteks keluarga dan lingkungan sosialnya. Pengalaman di Puskesmas maupun rumah sakit menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk memahami kesinambungan pelayanan serta tantangan dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan pasien.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kapasitas peserta didik untuk mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis pengalaman, refleksi, dan diskusi akademik. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pertukaran pengetahuan dan penguatan jejaring akademik dalam bidang kedokteran keluarga. (Kontributor: Fitria Yumilatifah, Editor: Dr. dr. Yogi Fitriadi, M.Sc).