FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO) FK-KMK UGM menyelenggarakan Pelatihan bagi Asisten Peneliti sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan kualitas riset kesehatan anak di lingkungan fakultas. Kegiatan ini dilaksanakan pada 29–30 Desember 2025 di Ruang Sekber Lantai 2, Gedung Litbang FK-KMK UGM, dengan melibatkan asisten peneliti dan staf kantor PKKA-PRO sebagai peserta utama, serta bertujuan meningkatkan kompetensi teknis, etika, dan administrasi penelitian guna mendukung riset yang bermutu.
Pelatihan berlangsung selama dua hari. Pada hari, kegiatan difokuskan pada penguatan pemahaman dasar peran asisten peneliti, etika bekerja, serta tata kelola administrasi dan logistik penelitian. Sementara itu, hari kedua diarahkan pada pendalaman aspek kepatuhan riset, dokumentasi, dan evaluasi pelaksanaan penelitian. Seluruh rangkaian kegiatan dibuka dan ditutup oleh tim PKKA-PRO sebagai bentuk penguatan koordinasi internal dan komitmen bersama terhadap praktik penelitian yang baik.
Peserta pelatihan terdiri dari 16 asisten peneliti dan staf kantor dengan latar belakang multidisiplin, antara lain Dr. AW Erlin Mulyadi, MPA; Rina Rahayhu, S.Kom; Fitri Umiatun, S.Pd; Dhimas Sholikhul Huda, AMd.P; Nabila Putri Irenda, S.Kep., Ns; dr. Brigitta Beata Pradhaningtyas; apt. Febrianti Tri Puspitasari, M. Pharm. Sci.; Lathifah Voleta Artanti, S.Kep., Ns.; Rachmi Wiedyaningrum, S.Stat.; dr. Kezia Agatha de Ruiter; Hesti Indriyatna, S.Kep., Ns.; Amirah Rahmawati, S.Kep., Ners; Amira Nada Fatikha, SKM, MPH; Nanda Tri Rahmatika, S.K.M., MPH; Septiarti Khusnul Wardatus Sholikhah, S.Pd; serta Arif Yunianto. Keberagaman latar belakang ini mencerminkan kolaborasi lintas disiplin yang menjadi kekuatan dalam mendukung pelaksanaan riset kesehatan anak.
Materi pelatihan disampaikan oleh pemateri internal PKKA-PRO yang berpengalaman. Fitri Umiatun, S.Pd membawakan materi pengantar, etika bekerja, serta evaluasi kegiatan penelitian. Rina Rahayhu, S.Kom menyampaikan materi terkait administrasi dan keuangan penelitian, sementara Dhimas Sholikhul Huda, AMd.P memaparkan pengelolaan logistik dan media sosial PKKA-PRO. Pembekalan prinsip Good Clinical Practice (GCP) disampaikan oleh dr. Brigitta Beata Pradhaningtyas untuk menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap standar etik dan kualitas penelitian klinis.
Pada hari kedua, Dr. AW Erlin Mulyadi, MPA menyampaikan materi mengenai proses informed consent, standar operasional prosedur, serta diskusi hasil evaluasi pelatihan. Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Good Documentation Practice oleh Nabila Putri Irenda, S.Kep., Ns dan Annisa Deasy Wulandari, S.Kep., Ns, serta pemaparan mengenai dokumen esensial penelitian oleh apt. Febrianti Tri Puspitasari, M. Pharm. Sci. Seluruh materi dirancang untuk memastikan asisten peneliti memahami alur kerja riset secara komprehensif dan bertanggung jawab.
Pelatihan tersebut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yakni SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan mutu riset kesehatan anak yang mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia penelitian secara berkelanjutan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dengan membangun sistem penelitian yang tertata, profesional, dan inovatif, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi multidisiplin antarpeneliti dan tenaga pendukung riset dalam ekosistem akademik FK-KMK UGM. (Kontributor: Dhimas Sholikhul Huda).



