FK-KMK UGM Menguatkan Tata Kelola Klinis melalui Workshop Penyusunan SOP, PPK, dan Clinical Pathway

FK-KMK UGM. Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK-KMK Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan workshop tahunan yang berfokus pada penyusunan Standard Operating Procedure (SOP), Panduan Praktik Klinis (PPK), dan Clinical Pathway (CP) sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola layanan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 26 Oktober 2025 di Ballroom Hotel Marriott Yogyakarta dan diikuti oleh seluruh staf departemen serta peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi FK-KMK UGM – RSUP Dr. Sardjito. Workshop dirancang untuk memperkuat kapasitas akademik dan klinis melalui pendalaman prinsip penyusunan dokumen standar yang menjadi landasan mutu pelayanan kesehatan.

Workshop menghadirkan Assoc. Prof. Dr. dr. Mahendro Prasetyo Utomo, MM sebagai pemateri utama. Beliau merupakan dosen pada Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus Ketua Dewan Pengawas RSUD Sleman periode 2024–2029. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya harmonisasi antara SOP, PPK, dan CP agar setiap tahapan pelayanan memiliki alur yang seragam, terukur, dan selaras dengan standar ilmiah terkini. Selain itu, beliau menjelaskan bahwa dokumen tata kelola klinis yang komprehensif berperan besar dalam peningkatan keselamatan pasien serta efisiensi proses pelayanan.

Usai sesi materi, peserta mengikuti rapat internal departemen. Pada sesi ini, staf dan residen mengevaluasi kebutuhan pembaruan dan penyesuaian dokumen SOP serta PPK yang berlaku di RSUP Dr. Sardjito. Proses diskusi berlangsung intensif untuk memastikan setiap dokumen mencerminkan praktik terbaru, relevan dengan perkembangan keilmuan, dan mudah diimplementasikan dalam layanan sehari-hari. Langkah ini menjadi bagian dari strategi departemen dalam memperkuat budaya pembelajaran, kolaborasi, serta mutu layanan berbasis bukti.

Kegiatan ini mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, workshop ini memperkuat upaya peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien melalui standardisasi prosedur klinis. Selaras dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, pelatihan ini meningkatkan kapasitas staf dan residen serta memperkuat budaya edukasi berkelanjutan di lingkungan akademik dan rumah sakit. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dengan mendorong pengembangan dokumen klinis yang sistematis sebagai bagian dari inovasi tata kelola dan penguatan infrastruktur mutu layanan kesehatan.

Melalui penyelenggaraan workshop tahunan ini, Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK-KMK UGM menegaskan komitmennya dalam menjaga standar layanan yang adaptif, berbasis bukti, dan sejalan dengan perkembangan ilmu kedokteran modern. Kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya departemen dalam menciptakan layanan yang lebih aman, efektif, dan berkelanjutan di lingkungan sistem kesehatan Indonesia. (Kontributor: Gilar P, Irham H, Hendro).