FK-KMK UGM Luncurkan Video Edukasi Kesehatan Berbasis Bahasa Isyarat Indonesia untuk Komunitas Tuli

FK-KMK UGM. Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan peluncuran video edukasi kesehatan berbasis Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) di Pusat Layanan Disabilitas (PLD) UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, pada Kamis, 26 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh dr. Ardhina Ramania, M.P.H., sekaligus menjadi rangkaian peringatan Pekan Tuli dan Hari Bahasa Isyarat Internasional.

Acara bertajuk “Launching dan Dengar Pendapat” ini diselenggarakan sebagai bentuk kolaborasi antara FK-KMK UGM dan PLD UIN Sunan Kalijaga. Pembuatan video edukasi dilakukan dengan pendekatan partisipatif, di mana komunitas Tuli dilibatkan secara aktif sejak tahap perencanaan, produksi, hingga proses evaluasi. Langkah ini dimaksudkan agar konten edukasi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan, perspektif, serta pengalaman hidup komunitas Tuli dalam mengakses informasi kesehatan. Dalam kesempatan tersebut, dr. Ardhina Ramania, M.P.H. memaparkan hasil penilaian kebutuhan yang menunjukkan bahwa komunitas Tuli masih menghadapi berbagai hambatan dalam memperoleh informasi dan layanan kesehatan yang inklusif.

Sesi dengar pendapat menjadi ruang bagi peserta dari kelompok disabilitas, khususnya Tuli, untuk menyampaikan pandangan mereka terhadap video yang diluncurkan. Para peserta menilai bahwa media edukasi berbasis BISINDO ini memberikan manfaat nyata karena membantu mereka memahami topik-topik kesehatan dengan lebih mudah. Kondisi ini menjadi penting mengingat masih terbatasnya tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan yang ramah disabilitas di Indonesia.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D., selaku Ketua Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan FK-KMK UGM yang juga terlibat dalam tim pengabdian masyarakat. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa FK-KMK UGM berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dalam pendidikan dan pelayanan kesehatan yang inklusif. Dukungan juga disampaikan oleh Dr. Rika Lusri Virga, S.IP., M.A., Sekretaris LPPM UIN Sunan Kalijaga, yang menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga untuk menciptakan lingkungan pembelajaran dan layanan kesehatan yang setara bagi semua lapisan masyarakat.

Peluncuran video edukasi berbasis BISINDO ini bukan sekadar simbolik, tetapi menjadi langkah konkret dalam memperluas akses informasi kesehatan yang adil, inklusif, dan bebas diskriminasi bagi penyandang disabilitas. Inisiatif ini diharapkan menjadi pemantik munculnya kolaborasi baru antarinstansi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan sistem kesehatan yang menjangkau semua kelompok tanpa terkecuali.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan akses informasi kesehatan yang layak, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan penyediaan media edukasi yang inklusif, SDG 10: Berkurangnya Ketimpangan melalui upaya pengurangan kesenjangan akses informasi bagi penyandang disabilitas, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara akademisi dan lembaga sosial. Inisiatif ini menjadi bukti nyata kontribusi FK-KMK UGM dalam membangun sistem kesehatan dan pendidikan yang inklusif serta berkeadilan sosial bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan ini sebagai komitmen FK-KMK UGM dalam mengedepankan nilai kemanusiaan dan kesetaraan di bidang kesehatan. Melalui inovasi dan kemitraan yang berkelanjutan, UGM terus berupaya menjadi pelopor dalam mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif, humanis, dan berpihak pada seluruh kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. (Kontributor: Nia Lestari Muqarohmah, Sinta Ristiyanti).