FK-KMK UGM Laksanakan Serah Terima Jabatan Kepala Departemen Anatomi untuk Periode Kepemimpinan Baru

FK-KMK UGM. Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan serah terima jabatan Kepala Departemen Anatomi sebagai bentuk keberlanjutan tata kelola dan kepemimpinan akademik. Kegiatan ini menandai peralihan amanah dari Prof. Dr. dr. Dwi Cahyani Ratna Sari, M.Kes., PA(K) kepada dr. Junaedy Yunus, M.Sc., Ph.D. Serah terima jabatan dilaksanakan pada Rabu, 8 Januari 2025, di lingkungan FK-KMK UGM, sebagai bagian dari mekanisme organisasi dalam memastikan kesinambungan kepemimpinan, penguatan mutu pendidikan, serta pengembangan tridarma perguruan tinggi.

Selama masa kepemimpinan Prof. Dwi Cahyani Ratna Sari, Departemen Anatomi mencatat sejumlah capaian strategis, antara lain peningkatan kualitas pembelajaran anatomi berbasis kurikulum terintegrasi, penguatan jejaring kerja sama penelitian, peningkatan produktivitas publikasi ilmiah, serta pengembangan sistem tata kelola departemen yang selaras dengan visi dan misi fakultas. Transformasi tersebut menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pengembangan departemen ke depan.

Dalam sambutannya, Prof. Dwi Cahyani Ratna Sari menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan atas kolaborasi yang terjalin selama masa kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa capaian departemen merupakan hasil kerja kolektif. Ia juga berharap kepemimpinan selanjutnya dapat melanjutkan penguatan departemen secara berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika pendidikan kedokteran.

Tongkat estafet kepemimpinan selanjutnya diamanahkan kepada dr. Junaedy Yunus, M.Sc., Ph.D. yang akan menjabat sebagai Kepala Departemen Anatomi periode 2026–2031. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan komitmen untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun serta mendorong inovasi akademik dan kolaborasi lintas bidang. Ia menyatakan kesiapan untuk bekerja bersama seluruh sivitas akademika guna mewujudkan lingkungan akademik yang inklusif, produktif, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan semakin memperkuat peran Departemen Anatomi dalam mendukung kualitas pendidikan kedokteran, penelitian dasar dan terapan, serta pelayanan akademik yang bermutu. Sinergi internal yang kokoh menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global di bidang pendidikan dan riset biomedis.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan mutu pembelajaran dan tata kelola akademik yang berorientasi pada peningkatan kompetensi lulusan. Selain itu, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan kolaborasi antarstaf dan penguatan kerja sama untuk mendukung pengembangan departemen. (Kontributor: Yusuf Choirul).