FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan kunjungan sumber belajar bagi mahasiswa Program Studi Magister Kebidanan pada 8 dan 9 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Manajemen Pendidikan Kebidanan yang bertujuan memperkenalkan berbagai fasilitas pembelajaran di lingkungan fakultas untuk mendukung pengembangan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa.
Sebanyak 32 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut dengan pendampingan dari dr. Ide Pustaka Setiawan, M.Sc., Sp.OG dan dr. Noviarina Kurniawati, M.Sc.HPE. Dalam kesempatan ini, para mahasiswa mengunjungi tiga unit utama, yaitu Bengkel Anatomi, Unit Learning Resource and Innovation Development (LERES), dan Skills Lab yang berlokasi di Gedung Grha Wiyata FK-KMK UGM.
Di Bengkel Anatomi, mahasiswa diperkenalkan dengan proses pengawetan, pemeliharaan, serta tata kelola spesimen anatomi yang digunakan untuk mendukung pembelajaran anatomi secara optimal. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Unit LERES, di mana peserta memperoleh wawasan mengenai inovasi pengembangan media belajar berbasis teknologi dan sistem pemeliharaan alat laboratorium. Unit LERES sendiri merupakan hasil restrukturisasi dari Unit Production House (UPH) yang berdiri sejak tahun 2008 dan berkembang menjadi UPH-LERES pada tahun 2020, sebagai pusat inovasi pembelajaran di lingkungan fakultas.
Sementara di Skills Lab, mahasiswa mempelajari berbagai fasilitas praktik kebidanan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan klinik dan kemampuan simulasi lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami keterkaitan antara teori dan praktik dalam pembelajaran kebidanan, sekaligus mengenali pentingnya penggunaan sumber daya pendidikan secara efisien dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, dr. Ide Pustaka Setiawan, M.Sc., Sp.OG menyampaikan bahwa mahasiswa perlu mengenal dan memanfaatkan fasilitas pembelajaran secara maksimal sebagai bagian dari proses pembelajaran aktif. “Kunjungan ini tidak hanya mengenalkan sarana belajar, tetapi juga menanamkan pemahaman praktis tentang bagaimana teori diterapkan dalam konteks nyata,” ujarnya. Salah satu mahasiswa peserta juga menuturkan bahwa kegiatan ini memperluas wawasan mereka terhadap kolaborasi antara teori dan praktik di dunia pendidikan kebidanan.
Kegiatan kunjungan sumber belajar ini direncanakan menjadi agenda rutin dalam mata kuliah Manajemen Pendidikan Kebidanan, dengan tujuan memperkuat kemampuan manajerial, kolaboratif, serta inovatif mahasiswa Magister Kebidanan FK-KMK UGM dalam menghadapi tantangan dunia kesehatan yang dinamis.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan , khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan pemahaman akan pentingnya pendidikan kesehatan yang berkualitas, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran aktif dan inovatif, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan memperkuat kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan unit sumber belajar dalam menciptakan lingkungan akademik yang produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen FK-KMK UGM dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif, berbasis praktik, dan mendukung pencapaian kualitas pendidikan kebidanan yang unggul di tingkat nasional maupun global. (Kontributor: Faysa Rizqita Julianti).




